BOGOR, TINTAHIJAU.com — Fase sepuluh malam terakhir di bulan suci Ramadan merupakan momen istimewa yang sangat dinantikan oleh kaum muslimin. Pada rentang waktu tersebut, tersembunyi malam Lailatul Qadar, sebuah malam penuh kemuliaan yang nilainya melampaui seribu bulan. Keistimewaan ini mendorong umat Islam untuk semakin giat menghidupkan malam dengan berbagai aktivitas ibadah guna meraih kedekatan dengan Sang Pencipta.
Pada periode ini, masjid-masjid dan rumah-rumah dipenuhi oleh umat yang berlomba-lomba mencari ampunan Allah SWT. Intensitas ibadah seperti qiyamul lail (salat malam), tadarus Al-Qur’an, hingga panjatan doa terus ditingkatkan sejak malam hari hingga waktu sahur tiba.
Demi menunjang kelancaran dan kekhusyukan rangkaian ibadah tersebut, sangat penting bagi umat Islam untuk selalu memantau jadwal imsakiyah dan waktu salat yang berlaku di wilayah domisilinya. Mengetahui batas waktu sahur dan salat akan membantu ibadah menjadi lebih teratur.
Bagi masyarakat yang berada di kawasan Bogor, Depok, dan Bekasi, berikut adalah rincian jadwal Imsakiyah dan waktu salat untuk hari ke-24 Ramadan, atau bertepatan dengan Sabtu, 14 Maret 2026:
Kota Bogor
- Imsak: 04:33 WIB
- Subuh: 04:43 WIB
- Zuhur: 12:06 WIB
- Asar: 15:12 WIB
- Magrib: 18:14 WIB
- Isya: 19:19 WIB
Kabupaten Bogor
- Imsak: 04:33 WIB
- Subuh: 04:43 WIB
- Zuhur: 12:05 WIB
- Asar: 15:12 WIB
- Magrib: 18:10 WIB
- Isya: 19:18 WIB
Kota Depok
- Imsak: 04:33 WIB
- Subuh: 04:43 WIB
- Zuhur: 12:06 WIB
- Asar: 15:12 WIB
- Magrib: 18:10 WIB
- Isya: 19:18 WIB
Kota Bekasi
- Imsak: 04:32 WIB
- Subuh: 04:42 WIB
- Zuhur: 11:05 WIB
- Asar: 15:11 WIB
- Magrib: 18:09 WIB
- Isya: 19:17 WIB
Kabupaten Bekasi
- Imsak: 04:31 WIB
- Subuh: 04:41 WIB
- Zuhur: 11:04 WIB
- Asar: 15:10 WIB
- Magrib: 18:08 WIB
- Isya: 19:17 WIB
Pentingnya Menghadirkan Niat Puasa Selain memperhatikan waktu imsak, hal krusial yang menjadi penentu sahnya ibadah puasa adalah niat. Merujuk pada pandangan Syaikh Abu Bakar Jabir al-Jaza’iri yang tertuang dalam Kitab Minhajul Muslim, seseorang wajib menghadirkan niat puasanya sebelum fajar menyingsing atau sebelum masuknya waktu salat Subuh. Hal ini menegaskan bahwa puasa harus dilandasi dengan kesadaran dan kebulatan hati sejak dini hari.
Berikut adalah lafaz niat puasa Ramadan yang dapat dibaca:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هٰذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i fardhi syahri Ramadhâni hâdzihis sanati lillâhi ta’âla.
Artinya: “Aku berniat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadan tahun ini karena Allah Ta’ala.”
Semoga panduan waktu imsakiyah ini membawa manfaat dan keberkahan bagi kaum muslimin yang sedang menunaikan ibadah puasa.





