SUBANG, TINTAHIJAU.com – Saat menjalani puasa di bulan Ramadan, tubuh tidak mendapatkan asupan cairan selama kurang lebih 12–14 jam.
Jika tidak diatur dengan baik, kondisi ini bisa menyebabkan dehidrasi yang membuat tubuh terasa lemas, pusing, hingga sulit berkonsentrasi.
Karena itu, penting untuk mengatur pola minum air putih agar tetap segar dan bugar sepanjang hari.
Tips Minum Air Putih Saat Puasa
1. Gunakan Pola 2-4-2
Minum 2 gelas saat berbuka, 4 gelas di malam hari (setelah makan dan sebelum tidur), dan 2 gelas saat sahur.
Cara ini membantu memenuhi kebutuhan cairan tanpa membuat perut terasa kembung.
2. Jangan Tunggu Haus
Rasa haus adalah tanda awal tubuh mulai kekurangan cairan. Biasakan minum secara bertahap meskipun belum merasa sangat haus.
3. Hindari Minuman Terlalu Manis dan Berkafein
Minuman manis berlebihan dan kafein justru bisa membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan.
4. Konsumsi Buah yang Mengandung Banyak Air
Semangka, melon, jeruk, dan timun dapat membantu menambah asupan cairan secara alami.
5. Perhatikan Warna Urine
Warna urine yang jernih atau kuning muda menandakan tubuh cukup cairan. Jika terlalu gelap, itu tanda perlu menambah minum.
Menjaga asupan cairan selama puasa sangat penting agar ibadah tetap lancar dan tubuh tetap sehat.
Dengan pola minum yang tepat, kamu bisa menjalani puasa tanpa khawatir dehidrasi. Yuk, mulai atur pola minum dari sekarang agar tetap bugar selama Ramadan!





