Ragam

Kajian Jurnalistik HMI Komisariat HAP Cabang Subang, Urgensi Media di Tengah Banjir Informasi Digital

×

Kajian Jurnalistik HMI Komisariat HAP Cabang Subang, Urgensi Media di Tengah Banjir Informasi Digital

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.com – Peran media massa di era digital saat ini dinilai semakin penting di tengah derasnya arus informasi yang beredar di masyarakat. Kehadiran media profesional menjadi krusial sebagai penyaring informasi sekaligus penjaga kualitas pemberitaan.

Hal tersebut disampaikan Pemimpin Redaksi TINTAHIJAU.com, Annas Nashrullah, dalam kegiatan Kajian Series Jurnalistik yang diselenggarakan Pengurus Komisariat Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Hukum Administrasi Pertanian Cabang Subang

Dalam paparannya, Annas menyebutkan bahwa perkembangan teknologi informasi telah menghadirkan tantangan besar bagi masyarakat, terutama terkait maraknya hoaks dan disinformasi di berbagai platform digital.

“Di era sekarang, siapa pun bisa memproduksi informasi. Tapi tidak semua informasi itu benar. Di sinilah media profesional harus hadir sebagai rujukan yang kredibel,” ujarnya.

Menurutnya, media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga memiliki peran strategis sebagai kontrol sosial dalam kehidupan demokrasi. Media bertugas mengawasi kebijakan publik, menyampaikan kritik, serta menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat.

Ia menambahkan, media juga berperan dalam membentuk opini publik melalui pemberitaan yang berimbang dan komprehensif. Dengan demikian, masyarakat dapat memahami isu secara utuh, tidak sekadar berdasarkan informasi sepihak.

Di tengah derasnya arus digitalisasi, Annas menegaskan bahwa media juga dituntut untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk memanfaatkan platform multimedia seperti video dan media sosial agar tetap relevan, khususnya bagi generasi muda.

Sementara itu, Ketua Umum Kohati Komisariat HAP Universitas Subang Cabang Subang, Nadila Ayudia, menyampaikan bahwa kajian jurnalistik tersebut merupakan agenda rutin yang digelar setiap hari Minggu.

“Kajian ini diikuti peserta dari lingkup komisariat HMI HAP, KK, dan STIE Cabang Subang. Kami ingin menciptakan ruang belajar yang konsisten bagi kader,” ujarnya.

Ia menambahkan, tujuan utama kegiatan ini adalah membentuk mahasiswa yang melek informasi, mampu berkomunikasi secara profesional, serta memiliki kepedulian sosial terhadap berbagai persoalan di lingkungan sekitar.

Selain itu, media lokal dinilai memiliki posisi penting dalam mengangkat potensi daerah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Media lokal punya kekuatan kedekatan dengan masyarakat. Ini yang harus dimaksimalkan untuk menghadirkan informasi yang berdampak,” kata Annas.

Dengan berbagai tantangan tersebut, ia menekankan pentingnya menjaga integritas dan akurasi dalam setiap produk jurnalistik.

Menurutnya, kecepatan dalam menyampaikan informasi tidak boleh mengorbankan kebenaran.

Kegiatan kajian jurnalistik ini diharapkan dapat meningkatkan literasi media di kalangan mahasiswa serta melahirkan generasi muda yang kritis dan bertanggung jawab dalam mengelola informasi di era digital.