SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Fenomena hubungan tanpa kepastian kini makin sering dibahas di media sosial. Salah satunya adalah istilah curving relationship, kondisi ketika seseorang tetap merespons komunikasi, namun sebenarnya sedang berupaya “menghindar” secara halus.
Melalui unggahan resminya, RSUD Subang mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih peka terhadap pola komunikasi yang tidak sehat dalam hubungan.
Berbeda dengan ghosting yang menghilang tanpa kabar, curving cenderung membuat seseorang tetap hadir secara virtual, tetapi tanpa komitmen dan kejelasan. Situasi ini kerap membuat pihak lain merasa digantung, bingung, bahkan mengalami kelelahan emosional.
Tanda-Tanda Curving dalam Komunikasi
RSUD Subang memaparkan beberapa ciri yang perlu diwaspadai:
- Balas pesan sangat lama
Membutuhkan waktu berhari-hari untuk merespons, padahal terlihat aktif di media sosial. - Jawaban singkat dan terkesan dingin
Percakapan tidak berkembang, hanya dibalas seperlunya seperti “oh gitu”, “oke”, atau sekadar emoji. - Selalu punya alasan sibuk
Saat diajak bertemu, kerap menolak dengan alasan mendadak tanpa menawarkan jadwal pengganti yang jelas. - Tidak pernah memulai komunikasi lebih dulu
Hubungan berjalan satu arah. Jika tidak dihubungi terlebih dahulu, komunikasi pun terhenti.
Dampak pada Kesehatan Mental
RSUD Subang mengingatkan bahwa terjebak dalam situasi curving bisa berdampak pada kondisi psikologis. Mulai dari overthinking, menurunnya rasa percaya diri, hingga munculnya kecemasan (anxiety).
“Jangan biarkan kesehatan mental terganggu karena hubungan yang tidak pasti,” demikian pesan edukatif yang disampaikan.
Jika perasaan lelah, sedih, atau kebingungan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, masyarakat disarankan untuk tidak ragu mencari bantuan profesional.
Untuk keluhan seputar hati dan pikiran, masyarakat dapat melakukan konsultasi awal di Poliklinik Psikologi RSUD Subang. Sementara jika kondisi sudah berdampak lebih dalam pada fungsi kehidupan dan kesehatan jiwa, layanan Poliklinik Kesehatan Jiwa RSUD Subang juga tersedia.
RSUD Subang menegaskan, menjaga kesehatan mental sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik. Setiap orang berharga dan berhak mendapatkan kepastian dalam hubungan yang dijalani.





