Ragam

Menguak Fakta dan Fiksi Terkait Hubungan Serigala Melolong dengan Bulan Purnama

×

Menguak Fakta dan Fiksi Terkait Hubungan Serigala Melolong dengan Bulan Purnama

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Serigala Melolong | Freepik/StudioWorkStock

SUBANG, TINTAHIJAU.com – Serigala yang melolong sering kali diidentikkan dengan bulan purnama karena pengaruh budaya, mitos, dan simbolisme dalam berbagai cerita rakyat dan karya seni.

Meskipun secara ilmiah, tidak ada hubungan langsung antara bulan purnama dan perilaku melolong serigala, mitos ini sudah mengakar dalam budaya populer.

Beberapa alasan mengapa serigala yang melolong dikaitkan dengan bulan purnama:

  1. Kekuatan Visual: Bayangan serigala melolong di depan bulan purnama menciptakan citra yang dramatis dan kuat. Gambaran ini sering digunakan dalam film, seni, dan cerita horor untuk meningkatkan suasana misterius dan menakutkan.
  2. Mitos dan Legenda: Banyak mitos kuno yang mengaitkan serigala dengan bulan purnama, seperti legenda tentang manusia serigala yang berubah wujud saat bulan purnama muncul. Dalam budaya Eropa, misalnya, bulan purnama sering dianggap memicu perubahan aneh atau perilaku liar, yang semakin memperkuat asosiasi ini.
  3. Ritme Alam dan Malam: Serigala adalah makhluk nokturnal yang lebih aktif di malam hari, dan lolongan mereka sering digunakan untuk berkomunikasi dengan kelompok mereka. Karena bulan purnama menerangi malam, ada asumsi bahwa serigala lebih aktif saat bulan purnama, meskipun ini belum terbukti secara ilmiah.

Kesimpulannya, hubungan serigala melolong dan bulan purnama lebih banyak dipengaruhi oleh simbolisme dan imajinasi manusia daripada fakta alamiah.