Ragam

SPPG Cisalak 01 Subang Jadi Sampel Monev Dewan Ekonomi Nasional

×

SPPG Cisalak 01 Subang Jadi Sampel Monev Dewan Ekonomi Nasional

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Cisalak 01 Subang terpilih menjadi sampel dalam agenda survei serta Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang digelar Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Rabu (20/05/2026).

Kegiatan tersebut difokuskan pada peninjauan rantai pasok Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kabupaten Subang.
Survei dan monev dilakukan oleh Enumerator Lokal perwakilan resmi DEN, Rizkie Anugerah Pramudia.

Dalam kunjungannya, sejumlah aspek strategis menjadi fokus evaluasi, mulai dari keterlibatan relawan lokal, ketersediaan bahan baku, kualitas suplai pangan, hingga kesiapan pengembangan jaringan penyuplai di sekitar dapur SPPG.

Beberapa poin yang ditinjau meliputi keterlibatan warga lokal Cisalak sebagai relawan, pemanfaatan supplier lokal untuk pemenuhan bahan baku, ketersediaan bahan pangan di sekitar area dapur, identifikasi bahan yang masih harus dipasok dari luar desa, kualitas bahan baku, kebutuhan harian dapur SPPG, hingga rencana penambahan distributor lokal guna memperkuat rantai pasok.

Kepala SPPG Cisalak 01 Subang, Jabar Bancin, menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya memberdayakan potensi lokal dalam operasional program MBG. Menurutnya, mayoritas relawan yang terlibat berasal dari masyarakat setempat.

“Saat ini, 95 persen relawan kami merupakan warga asli Cisalak. Sementara 5 persen sisanya berasal dari luar wilayah untuk menyesuaikan kebutuhan operasional tertentu,” ujarnya.

Dalam hal pemenuhan logistik, Jabar menegaskan pihaknya memprioritaskan bahan baku dari lingkungan sekitar. Pembelian dari luar wilayah hanya dilakukan untuk kebutuhan tertentu dalam jumlah besar yang belum tersedia di Desa Cisalak.

Ia juga menyampaikan bahwa SPPG Cisalak 01 menerapkan sistem pengelolaan stok yang ketat untuk menjaga kualitas makanan yang diproduksi setiap hari.

“Setiap kebutuhan produksi harian dimaksimalkan dengan kuantitas yang tepat. Kami menargetkan tidak ada bahan baku yang mengendap lebih dari 24 jam agar kualitas dan kesegaran tetap terjaga,” katanya.

Ke depan, SPPG Cisalak 01 telah menyiapkan langkah strategis untuk memperluas kemitraan dengan penyuplai lokal di sekitar wilayah dapur. Upaya tersebut dinilai penting untuk mempercepat distribusi bahan pangan sekaligus menjaga kualitas dan kesegaran produk.

Menutup agenda monev, Jabar Bancin menyampaikan apresiasi kepada Dewan Ekonomi Nasional atas perhatian dan evaluasi yang diberikan kepada SPPG Cisalak 01 Subang.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh tim untuk terus meningkatkan pelayanan dan memperkuat dampak ekonomi program MBG bagi masyarakat sekitar, khususnya di wilayah Kecamatan Cisalak.