JAKARTA, TINTAHIJAU.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional 1.512 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah II.
Kebijakan ini diambil setelah hasil evaluasi menemukan sejumlah unit layanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) belum memenuhi standar operasional dan kelengkapan sarana prasarana.
Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II BGN, Albertus Dony Dewantoro, mengatakan penghentian sementara tersebut merupakan bagian dari upaya penataan layanan agar seluruh fasilitas operasional memenuhi standar kesehatan, sanitasi, dan tata kelola yang telah ditetapkan.
“Ada 1.512 SPPG yang kita hentikan sementara operasionalnya. Ini merupakan tindak lanjut dari evaluasi terhadap pemenuhan standar operasional serta persyaratan sarana dan prasarana di sejumlah SPPG,” ujar Dony di Jakarta, Selasa (10/3/2026).
Berdasarkan hasil evaluasi, ribuan SPPG yang dihentikan sementara itu tersebar di sejumlah provinsi wilayah II. Rinciannya, Jawa Timur 788 unit, Jawa Barat 350 unit, DI Yogyakarta 208 unit, Banten 62 unit, Jawa Tengah 54 unit, dan DKI Jakarta 50 unit.
BGN menemukan sejumlah persoalan mendasar dalam operasional SPPG. Salah satunya adalah banyak unit layanan yang belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Dari hasil evaluasi, tercatat 1.043 SPPG belum mendaftarkan sertifikat tersebut. Selain itu, 443 SPPG belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang memenuhi standar.
Tak hanya itu, BGN juga menemukan 175 SPPG belum menyediakan mess bagi kepala SPPG, ahli gizi, dan akuntan. Kondisi tersebut tercatat di Banten 36 unit, Yogyakarta 86 unit, Jawa Barat 24 unit, Jawa Tengah 10 unit, dan Jawa Timur 19 unit
BGN memastikan penghentian operasional ini bersifat sementara. Pemerintah akan melakukan pendampingan dan verifikasi agar unit-unit layanan tersebut segera melengkapi persyaratan yang dibutuhkan.
“Operasional SPPG yang dihentikan sementara akan dibuka kembali secara bertahap setelah seluruh persyaratan operasional dan standar yang ditetapkan telah dipenuhi,” kata Dony.





