SUBANG, TINTAHIJAU.com – Menyusui adalah momen berharga antara ibu dan bayi. Namun, tidak sedikit ibu baru yang merasa khawatir karena ASI belum keluar lancar atau jumlahnya terasa kurang.
Padahal, produksi ASI sangat dipengaruhi oleh kebiasaan sehari-hari. Dengan langkah sederhana dan konsisten, ASI bisa lebih lancar dan menyusui pun terasa nyaman.
Berikut beberapa tips sederhana agar ASI melimpah dan proses menyusui lebih lancar yang dirangkum dari Halodoc dan Alodokter!
1. Susui Bayi Sesering Mungkin
Semakin sering bayi menyusu, tubuh akan semakin “paham” bahwa ASI dibutuhkan. Prinsip produksi ASI bekerja seperti supply and demand, jadi makin sering payudara dikosongkan, makin banyak pula ASI yang diproduksi.
Menyusui langsung juga membantu merangsang hormon prolaktin dan oksitosin yang penting untuk produksi ASI.
2. Pastikan Pelekatan Sudah Tepat
Pelekatan atau latch yang benar membuat bayi menyusu lebih efektif dan membantu ASI keluar lebih lancar.
Tanda pelekatan yang baik biasanya mulut bayi terbuka lebar, dagu menempel ke payudara, dan ibu tidak merasa terlalu nyeri saat menyusui.
Jika pelekatan tepat, bayi lebih kenyang dan payudara pun lebih optimal dikosongkan.
3. Perbanyak Minum Air Putih
ASI sebagian besar terdiri dari cairan, jadi ibu menyusui perlu cukup minum agar tubuh tetap terhidrasi.
Biasakan minum air putih secara rutin, terutama setelah menyusui. Tubuh yang terhidrasi dengan baik akan membantu produksi ASI tetap lancar sepanjang hari.
4. Konsumsi Makanan Bergizi
Apa yang ibu makan ikut berpengaruh pada kualitas dan kelancaran produksi ASI. Pilih makanan bergizi seimbang seperti sayuran hijau, buah, protein, kacang-kacangan, telur, ikan, serta makanan rumahan yang bernutrisi.
Beberapa ibu juga merasa terbantu dengan konsumsi daun katuk, oatmeal, atau daun kelor sebagai pendukung produksi ASI.
5. Istirahat yang Cukup
Kurang tidur bisa membuat tubuh lelah dan memengaruhi produksi ASI. Memang tidak mudah bagi ibu baru untuk tidur nyenyak, tapi cobalah istirahat saat bayi tidur.
Tubuh yang lebih rileks dan segar akan membantu hormon menyusui bekerja lebih optimal.
6. Hindari Stres Berlebihan
Stres dapat menghambat hormon oksitosin yang berperan dalam pengeluaran ASI. Karena itu, penting bagi ibu menyusui untuk menjaga suasana hati tetap tenang.
Luangkan waktu untuk relaks, dengarkan musik, ngobrol dengan pasangan, atau sekadar menikmati waktu bersama si kecil agar tubuh lebih nyaman saat menyusui.
7. Lakukan Kontak Kulit dengan Bayi
Kontak kulit ke kulit atau skin to skin contact bisa membantu merangsang refleks menyusu bayi sekaligus memperlancar keluarnya ASI.
Selain itu, cara ini juga membuat bayi lebih tenang dan mempererat ikatan emosional antara ibu dan anak.
8. Jangan Ragu Memerah ASI
Jika bayi belum menyusu maksimal, ibu bisa membantu merangsang produksi ASI dengan memerah atau pumping.
Cara ini membantu payudara tetap kosong dan memberi sinyal pada tubuh untuk terus memproduksi ASI.
Produksi ASI setiap ibu berbeda-beda, jadi tidak perlu membandingkan diri dengan orang lain. Fokuslah pada kenyamanan ibu dan kecukupan bayi.
Dengan pola menyusui yang rutin, asupan bergizi, dan pikiran yang tenang, ASI biasanya akan mengalir lebih lancar dan menyusui terasa lebih menyenangkan.


