Ragam

Tukang Becak dan Pengamen Rayakan Sumpah Pemuda Bareng Mongol Stres di Subang

×

Tukang Becak dan Pengamen Rayakan Sumpah Pemuda Bareng Mongol Stres di Subang

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Ada yang unik dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini di Kabupaten Subang. Tak hanya dihadiri pejabat atau organisasi kepemudaan, tapi juga diwarnai kehadiran tukang becak, pengamen jalanan, manusia silver, dan warga kurang mampu yang diajak merayakan momen bersejarah ini dengan penuh kebersamaan.

Kegiatan yang digelar oleh Persaudaraan Pemuda Lintas Iman (PPLI) Subang ini mengusung tema “Pemuda Lintas Agama Subang Bergerak untuk Kebaikan”, dan akan berlangsung pada Selasa, 28 Oktober 2025 di Ballroom Rosin Resto, Cisaga, Subang, mulai pukul 15.00 WIB.

Tak tanggung-tanggung, panitia menghadirkan komedian nasional Rony Imannuel alias Mongol Stres sebagai bintang tamu. Kehadiran Mongol diharapkan membawa tawa, inspirasi, sekaligus pesan moral tentang persatuan dan empati lintas iman.

Ketua Panitia Pelaksana E. H. Aini Pattihahuan Gebze mengatakan, kegiatan ini memang sengaja dirancang agar semangat Sumpah Pemuda dirasakan oleh semua lapisan masyarakat, termasuk mereka yang sehari-hari berjuang di jalanan.

“Kami ingin tukang becak, pengamen, dan warga kecil juga bisa ikut bahagia. Mereka bagian dari bangsa ini, bagian dari semangat Sumpah Pemuda yang sesungguhnya,” ujar Aini.

Dalam acara itu, para tamu undangan dari berbagai kalangan akan disambut dalam suasana hangat dan inklusif. Rangkaian acaranya meliputi Doa Kebangsaan, penampilan budaya, makan prasmanan gratis, pembagian goodie bag, serta panggung hiburan yang menghadirkan Mongol Stres dengan gaya stand-up comedy khasnya.

Selain menjadi ajang hiburan, kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi pemuda lintas agama untuk berbagi, memperkuat solidaritas, dan meneguhkan semangat kebhinekaan di Subang.

“Sumpah Pemuda bukan hanya sejarah yang dihafal, tapi harus dihidupkan dalam tindakan nyata, salah satunya dengan merangkul saudara-saudara kita yang sering terlupakan,” tambah Aini.