SUBANG, TINTAHIJAU.COM — Puluhan emak-emak dan pelaku UMKM di Kecamatan Legonkulon, Kabupaten Subang mengaku termotivasi untuk memulai usaha setelah mengikuti Workshop Olahan Ikan: Lezat dan Bernilai Jual yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Legonkulon, Rabu (13/5/2026).
Workshop yang diikuti peserta dari tujuh desa itu menghadirkan pelatihan pengolahan ikan menjadi produk makanan bernilai jual seperti siomay dan dimsum berbahan ikan tenggiri dengan menghadirkan mentor dari Yayasan Setara Indonesia pimpinan Sandiaga Uno.
Salah seorang peserta, Maesaroh mengaku bersyukur bisa mengikuti kegiatan tersebut karena dinilai sangat bermanfaat dan membuka wawasan baru untuk memulai usaha mandiri.
“Alhamdulillah saya senang bisa ikut workshop ini. Kami jadi belajar membuat olahan ikan seperti siomay dan dimsum. Kegiatan ini sangat bermanfaat dan menginspirasi untuk memulai usaha,” ujarnya.
Menurutnya, peluang usaha dari produk olahan ikan cukup menjanjikan, terlebih bahan bakunya mudah didapat di wilayah Legonkulon yang dikenal memiliki potensi hasil perikanan melimpah.Ia juga merasa optimistis karena nantinya peserta tidak hanya diberi pelatihan membuat produk, tetapi juga pendampingan dalam pemasaran, termasuk penjualan secara online.
“Usahanya nanti bisa dilakukan secara offline maupun online. Alhamdulillah katanya akan ada pendampingan juga untuk jualan online, jadi kami lebih semangat,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Legonkulon, Ida Erlinda berharap para peserta workshop mampu menangkap peluang usaha dari potensi lokal yang ada di daerahnya.
Menurutnya, pemberdayaan perempuan melalui pelatihan keterampilan dan pendampingan usaha menjadi langkah penting untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
“Kami berharap peserta workshop ini bisa benar-benar memanfaatkan peluang tersebut untuk memulai usaha. Potensi hasil perikanan di Legonkulon sangat besar dan bisa diolah menjadi produk bernilai ekonomi,” ujarnya.
Ida mengatakan, ke depan para peserta juga akan mendapatkan bimbingan untuk berjualan secara online agar mampu memperluas pasar dan meningkatkan penjualan produk mereka.Bahkan, kata dia, peserta yang dinilai aktif dan berkembang nantinya akan mendapatkan reward sebagai bentuk motivasi dan apresiasi.
“Ke depan akan ada pendampingan secara berkala, termasuk cara pemasaran online. Untuk peserta yang berprestasi juga akan diberikan reward agar semakin termotivasi mengembangkan usahanya,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan workshop serupa rencananya akan terus dilakukan secara berkala dengan melibatkan peserta dari kelompok dan desa yang berbeda.
“Harapannya semakin banyak perempuan di Legonkulon yang mandiri, kreatif, dan berdaya melalui usaha-usaha kecil yang bisa meningkatkan kesejahteraan keluarga,” pungkasnya.





