JAKARTA, TINTAHIJAU.com – Windows 10 masih menjadi sistem operasi yang paling dominan di Jerman, dengan sekitar 62% pangsa pengguna, meskipun hanya tersisa 285 hari sebelum dukungan resminya dihentikan pada 14 Oktober 2025.
Namun, sebuah laporan terbaru dari perusahaan keamanan siber ESET mengungkapkan risiko besar yang dihadapi oleh 32 juta komputer di negara tersebut yang masih menggunakan Windows 10.
Adopsi Lambat Windows 11
ESET menyoroti bahwa meskipun Windows 11 telah dirilis sebagai sistem operasi terbaru dari Microsoft, hanya 16,5 juta PC di Jerman yang menggunakan OS ini. Masalah ini terjadi karena banyak pengguna yang enggan atau tidak dapat meningkatkan perangkat keras mereka untuk memenuhi persyaratan minimum Windows 11. Selain itu, sekitar 1 juta komputer di Jerman masih menggunakan sistem operasi yang lebih tua seperti Windows 8, Windows 7, dan bahkan Windows XP.
Dampak Keamanan Setelah 14 Oktober 2025
Thorsten Urbanski, pakar keamanan dari ESET, mengingatkan bahwa penggunaan Windows 10 setelah masa dukungan berakhir akan membuka peluang besar bagi para pelaku kejahatan siber. Tanpa pembaruan keamanan, jutaan PC akan rentan terhadap serangan. Urbanski menyarankan pengguna untuk tidak menunggu tenggat waktu dan segera beralih ke Windows 11 atau sistem operasi alternatif seperti Linux.
“ESET merekomendasikan untuk segera beralih ke Windows 11. Sebagai alternatif, distribusi Linux dapat menjadi pilihan yang baik, terutama untuk perangkat keras lama,” ujar perwakilan ESET dalam pernyataan resmi yang awalnya dirilis dalam bahasa Jerman.
Linux sebagai Alternatif untuk Perangkat Lama
Linux diusulkan sebagai solusi untuk pengguna yang tidak dapat atau tidak ingin memperbarui perangkat keras mereka. Sistem operasi ini dikenal ringan dan kompatibel dengan banyak perangkat keras lama. Namun, ESET juga mengakui bahwa beralih ke Linux bukanlah solusi yang mudah bagi semua orang, terutama perusahaan yang sangat bergantung pada layanan Microsoft seperti Outlook dan aplikasi khusus lainnya. Selain itu, Linux membutuhkan pengetahuan teknis untuk instalasi, pengaturan driver, dan konfigurasi aplikasi yang tidak semua pengguna miliki.
Tantangan dan Biaya Upgrade
Bagi perusahaan, program dukungan tambahan Windows 10 yang berbayar juga dianggap memberatkan karena biaya yang terus meningkat setiap tahun. Untuk konsumen, biaya program ini mencapai $30 per tahun, yang dianggap cukup mahal. Microsoft bahkan memperingatkan bahwa perangkat yang tidak memenuhi syarat untuk Windows 11 tidak seharusnya memaksa untuk melakukan peningkatan karena dapat menyebabkan masalah kinerja.
Persiapan Sebelum Masa Dukungan Berakhir
Dengan 284 hari tersisa, pengguna Windows 10 disarankan untuk mulai mempersiapkan diri. Pilihan yang tersedia meliputi:
- Membuat perangkat bootable Linux dan mencari driver yang sesuai untuk perangkat.
- Meng-upgrade perangkat keras agar memenuhi syarat untuk Windows 11.
- Memanfaatkan tutorial yang banyak tersedia untuk memandu proses migrasi ke sistem operasi baru.
Meskipun Windows 10 masih menjadi pilihan nyaman bagi banyak pengguna, penting untuk memikirkan langkah selanjutnya sebelum masa dukungannya berakhir. Apakah itu beralih ke Windows 11, Linux, atau meningkatkan perangkat keras, langkah proaktif diperlukan untuk melindungi perangkat dari risiko keamanan di masa depan. Jangan menunggu hingga terlambat; pilih solusi terbaik sesuai kebutuhan Anda.
Bagi anda yang ingin mengimplementasikan Linux ataumencoba Linux, bisa menghubungi Rosgani di IG atau X dengan nama akun @rosgani





