JAKARTA, TINTAHIJAU.com — Istilah APK kerap ditemui oleh pengguna ponsel pintar, khususnya perangkat berbasis Android. Sebagian besar masyarakat bahkan mungkin menganggap APK sebagai kependekan dari kata aplikasi. Namun, anggapan tersebut ternyata tidak sepenuhnya benar.
Meski berkaitan erat dengan aplikasi di ponsel Android, APK sejatinya bukan singkatan dari “aplikasi”. APK merupakan kependekan dari Android Package Kit atau kerap juga disebut Android Application Package. Istilah ini merujuk pada format berkas yang digunakan untuk mendistribusikan serta memasang aplikasi di perangkat Android, bukan aplikasinya itu sendiri.
Sebagai sebuah berkas, APK termasuk jenis file arsip yang di dalamnya memuat kumpulan file beserta metadata pendukung. Secara konsep, format ini mirip dengan file ZIP atau RAR yang juga berfungsi sebagai wadah penyimpanan berbagai file. Perbedaannya terletak pada isi dan fungsinya, karena APK secara khusus dirancang untuk kebutuhan instalasi aplikasi Android.
Di dalam file APK terdapat seluruh elemen yang dibutuhkan agar sebuah aplikasi dapat berjalan dengan baik, mulai dari kode program, data, hingga komponen pendukung lainnya. Mengutip sumber Make Use Of, format APK sejatinya merupakan turunan dari berkas JAR (Java Archive), mengingat banyak aplikasi Android dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman Java. Secara teknis, semua APK adalah file ZIP, namun tidak semua ZIP dapat berfungsi sebagai APK karena membutuhkan struktur dan informasi tambahan.
Keberadaan file APK memungkinkan pengguna memasang aplikasi di perangkat Android. Fungsinya serupa dengan file IPA pada perangkat iPhone, yang sama-sama digunakan sebagai paket instalasi aplikasi. Perbedaannya, APK diperuntukkan bagi Android, sedangkan IPA digunakan pada ekosistem iOS.
Saat file APK dibuka di ponsel Android, sistem akan membaca instruksi di dalamnya untuk memasang aplikasi sekaligus menampilkan informasi mengenai paket yang dimuat. Proses instalasi aplikasi Android dapat dilakukan melalui dua cara, yakni secara internal melalui Google Play Store atau secara eksternal dengan metode sideload dari sumber lain.
Apabila pengguna mengunduh aplikasi dari Google Play Store, proses pemasangan file APK akan berjalan otomatis di latar belakang. Sementara itu, pada metode sideload, pengguna perlu mengunduh file APK dari luar toko aplikasi, memindahkannya ke perangkat Android, lalu melakukan instalasi secara manual.
File dengan format APK umumnya ditandai dengan ekstensi “.apk” di bagian akhir nama berkas. Penamaan ini bertujuan agar sistem operasi Android dapat mengenali jenis file tersebut dengan mudah. Dalam proses pembuatannya, file APK biasanya dikembangkan melalui Android Studio, platform resmi pengembangan aplikasi Android. Setelah aplikasi siap didistribusikan, pengembang akan mengemas seluruh komponen yang dibutuhkan ke dalam satu file APK.
Dengan demikian, menyebut APK sebagai singkatan dari “aplikasi” dinilai kurang tepat. APK merupakan format file, sedangkan aplikasi adalah perangkat lunak yang telah terpasang dan dapat dijalankan untuk menjalankan fungsi tertentu. Istilah aplikasi sendiri memiliki sebutan lain yang lazim digunakan, yakni “app” atau “apps”, yang berasal dari kata “applications” atau dalam bahasa Indonesia berarti “aplikasi”.
Sumber: KOMPASTekno





