Megapolitan

Perampok Bobol Rumah Nenek 65 Tahun di Jatitujuh Majalengka, Gasak Perhiasan Puluhan Juta

×

Perampok Bobol Rumah Nenek 65 Tahun di Jatitujuh Majalengka, Gasak Perhiasan Puluhan Juta

Sebarkan artikel ini

MAJALENGKA, TINTAHIJAU.COM — Aksi kriminal kembali menghantui warga. Keheningan dini hari di Blok Sigarupat, Desa Pangkalanpari, Kecamatan Jatitujuh, pecah setelah seorang pelaku nekat menyusup ke rumah lansia, menyekap korban, lalu menggondol perhiasan emas senilai puluhan juta rupiah, Selasa (17/2/2026) sekitar pukul 02.30 WIB.

Tim Satreskrim Polres Majalengka langsung bergerak melakukan penyelidikan. Pada hari yang sama, petugas bersama tim Inafis mendatangi lokasi untuk menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menelusuri kemungkinan jejak pelaku di dalam rumah korban.

Korban diketahui bernama Junsinah (65), yang saat kejadian berada seorang diri di rumahnya. Ia menuturkan pelaku masuk melalui jendela kamar ketika dirinya tengah tertidur pulas.

“Dia masuk dari jendela. Saya lagi tidur, tiba-tiba langsung dibekap,” ujar Junsinah mengenang momen mencekam yang dialaminya.

Tak hanya membekap mulut korban agar tak berteriak, pelaku juga melontarkan ancaman pembunuhan. Dalam kondisi ketakutan dan tanpa perlawanan, korban dipaksa menyerahkan seluruh perhiasan yang dikenakannya.

“Dia bilang, mau hidup atau mati. Setelah itu semua perhiasan yang saya pakai diambil, kalung, gelang, dan cincin,” katanya.

Perhiasan emas dengan total berat sekitar 50 gram—ditaksir bernilai kurang lebih Rp48 juta—raib digondol pelaku. Setelah menguasai barang berharga tersebut, pelaku yang diduga beraksi seorang diri melarikan diri melalui pintu depan rumah, meninggalkan korban dalam kondisi syok dan trauma.

Peristiwa itu membuat warga sekitar geger setelah korban meminta pertolongan. Aksi perampokan yang terjadi saat mayoritas warga masih terlelap memicu kekhawatiran baru terkait keamanan lingkungan permukiman.

Hingga kini, polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap identitas pelaku. Penelusuran sidik jari serta pengumpulan barang bukti terus dilakukan sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Belum ada keterangan resmi lanjutan dari kepolisian terkait perkembangan kasus.

Namun aparat memastikan perburuan terhadap pelaku terus dilakukan guna memulihkan rasa aman warga serta menghadirkan keadilan bagi korban di tengah meningkatnya keresahan masyarakat Majalengka.