Pemerintahan

Bantah Hoaks, BGN Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Justru Diperluas Usai Lebaran

×

Bantah Hoaks, BGN Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Justru Diperluas Usai Lebaran

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Siswa Makan MBG | Foto: Diskominfo Kota Bandung

JAKARTA, TINTAHIJAU.com – Rumor mengenai penyetopan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah hari raya Idulfitri resmi ditepis oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Instansi tersebut menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto sama sekali tidak memberikan instruksi untuk mengakhiri program andalan tersebut.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengklarifikasi bahwa desas-desus yang ramai diperbincangkan di berbagai platform digital bukanlah pernyataan resmi dari pihak pemerintah. Ia menjamin bahwa pelaksanaan MBG akan terus berlanjut sesuai dengan rancangan awal.

“Program MBG akan tetap jalan setelah Idul Fitri. Tidak ada rencana penghentian seperti yang beredar,” ujar Dadan, dikutip dari laman resmi BGN, Kamis (5/3/2026).

Faktanya, langkah yang diambil pemerintah justru sebaliknya. Dadan memaparkan bahwa alih-alih diakhiri, program MBG akan memasuki fase perluasan secara masif setelah momen Lebaran berlalu. Pihaknya menargetkan lonjakan drastis pada penyebaran fasilitas pelaksana di lapangan.

Jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diproyeksikan akan meningkat pesat dan tersebar luas di seluruh pelosok Tanah Air guna menjangkau puluhan juta sasaran program.

“Jumlah SPPG akan mencapai 25.000 setelah Idulfitri dan akan melayani lebih dari 61,2 juta penerima manfaat,” katanya.

Bersamaan dengan perluasan cakupan tersebut, BGN juga berkomitmen untuk mempertahankan mutu hidangan yang didistribusikan. Makanan yang disajikan dalam program MBG nantinya akan kembali mengandalkan bahan-bahan segar yang terjamin mutu dan standarnya. Upaya ini dilakukan agar pemenuhan gizi masyarakat dapat terealisasi secara maksimal.

“Kami kembali ke menu segar agar kualitas layanan semakin baik dan manfaat gizinya optimal bagi para penerima,” pungkasnya.

Menyikapi simpang siur informasi ini, BGN memperingatkan masyarakat agar tidak lekas termakan hoaks atau kabar burung yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Warga diimbau untuk selalu merujuk pada saluran informasi resmi pemerintah terkait kebijakan operasional program MBG.