PURWAKARTA, TINTAHIJAU.com — Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Tol Cipularang KM 93 arah Bandung menuju Jakarta, tepatnya di wilayah Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 20.18 WIB. Insiden tersebut melibatkan sejumlah kendaraan, menewaskan dua orang dan menyebabkan empat lainnya mengalami luka-luka.
Detik-detik mencekam kecelakaan tersebut diungkap oleh salah seorang korban selamat, Soleh Muslim. Ia menceritakan peristiwa itu bermula ketika arus lalu lintas yang sebelumnya lancar tiba-tiba melambat hingga akhirnya berhenti total, seperti yang dilansir dari laman KOMPAS.com, Jum’at (6/2/2026).
“Saat itu kondisi perjalanan awalnya lancar. Pas sudah masuk tol tiba-tiba macet dan semua kendaraan berhenti. Mobil saya juga sudah berhenti, tapi tiba-tiba dari belakang ada mobil yang menabrak,” kata Soleh.
Menurutnya, dari arah belakang sebuah truk kontainer melaju dengan kecepatan tinggi dan menabrak kendaraan di depannya sehingga memicu tabrakan beruntun.
Benturan keras membuat mobil yang ditumpanginya terdorong beberapa kali akibat hantaman dari kendaraan di belakang.
“Mobil saya ditabrak sampai tiga kali. Sekali ketabrak saya terpental, lalu ditabrak lagi sampai terpental lagi. Waktu itu saya sudah pasrah,” ujarnya.
Meski mengalami kejadian mengerikan, Soleh bersama dua anggota keluarganya yang berada di dalam kendaraan berhasil selamat. Namun mobil yang mereka tumpangi mengalami kerusakan cukup parah.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Purwakarta AKP Enggar Jati Nugroho menjelaskan kecelakaan beruntun tersebut melibatkan sekitar sembilan kendaraan yang melintas di ruas tol tersebut.
“Terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan kurang lebih sembilan kendaraan. Diduga awalnya karena kendaraan kontainer yang datang dari arah Bandung menuju Jakarta,” jelas Enggar.
Ia menambahkan, dua orang korban meninggal dunia diketahui berada di dalam mobil pikap Suzuki bernomor polisi B 9718 VAF yang ikut terlibat dalam kecelakaan tersebut. Hingga kini identitas korban masih dalam proses pendataan di rumah sakit.
Seluruh korban kemudian dievakuasi oleh petugas dan dibawa ke Rumah Sakit Abdul Rojak Purwakarta untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara kendaraan yang rusak diamankan ke Pool Derek Jatiluhur karena sebagian di antaranya mengalami kerusakan cukup berat.
Petugas kepolisian bersama pengelola jalan tol dan tim derek melakukan proses evakuasi kendaraan secara bertahap serta mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.
“Dugaan awal kendaraan truk kontainer mengalami rem blong hingga menabrak kendaraan yang ada di depannya,” ujar Enggar.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan beruntun tersebut.




