SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Subang pada tahun anggaran 2025 belum mampu mencapai target yang ditetapkan.
Dalam laporan yang disampaikan Bupati Subang Reynaldy Putra Andita BR pada Rapat Paripurna DPRD, Jumat (06/03/2026), realisasi PAD hanya mencapai 90,62 persen.
Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Subang Victor Wirabuana Abdurachman itu mengagendakan penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pelaksanaan APBD Kabupaten Subang Tahun Anggaran 2025.
Dalam pemaparannya, Bupati menyebutkan total pendapatan daerah tahun 2025 terealisasi sebesar Rp3,57 triliun atau 97,97 persen dari target. Namun capaian tersebut lebih banyak ditopang oleh pendapatan transfer dari pemerintah pusat yang bahkan melampaui target hingga 100,87 persen.
Sebaliknya, kontribusi PAD justru belum optimal dengan realisasi hanya 90,62 persen dari target yang ditetapkan dalam APBD.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa struktur pendapatan daerah Subang masih cukup bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat.
Meski demikian, pemerintah daerah menyatakan optimalisasi PAD akan menjadi fokus penguatan pada tahun-tahun mendatang, terutama melalui peningkatan kinerja sektor-sektor pendapatan daerah.
Sementara itu, dari sisi belanja daerah, realisasi belanja operasi mencapai 94,52 persen dan belanja modal sebesar 92,59 persen.
Secara umum, pengelolaan APBD 2025 dinilai relatif stabil. Namun pemerintah daerah mengakui masih terdapat deviasi pada beberapa komponen pendapatan dan belanja.
Laporan tersebut juga memaparkan capaian indikator makro pembangunan daerah.
Dari delapan indikator utama yang menjadi bagian dari RPJMD, dua indikator telah mencapai target, tiga indikator belum tercapai, dan tiga indikator lainnya masih menunggu rilis data resmi dari instansi terkait.
Salah satu indikator yang melampaui target adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencapai 75,41 poin atau 104,45 persen dari target, serta Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) yang mencapai 67,74 poin atau 109,21 persen dari target.
Pemkab Subang menegaskan penguatan PAD serta peningkatan kualitas belanja daerah akan menjadi perhatian utama dalam mendukung pelaksanaan pembangunan daerah pada periode RPJMD 2025–2029.





