KARAWANG, TINTAHIJAU.com — Warga Desa Kemiri, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang, digegerkan dengan penemuan jasad seorang remaja laki-laki di saluran irigasi pada Kamis (5/3) pagi. Setelah ditelusuri, korban diketahui merupakan seorang pelajar yang diduga terlibat dalam rencana aksi tawuran bersama sejumlah rekannya.
Berikut sejumlah fakta yang terungkap dari peristiwa tersebut.
1. Sempat Dilaporkan Hilang oleh Keluarga
Korban diketahui berinisial MFI alias Endo (17). Sebelum ditemukan meninggal dunia, ia dilaporkan hilang oleh pihak keluarga sejak Selasa (3/3).
Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan menjelaskan, jasad korban pertama kali ditemukan warga setelah mencium bau menyengat dari arah saluran irigasi.
“Tadi pagi warga menemukan mayat remaja laki-laki di irigasi Dusun Sukajaya I, yang sebelumnya diketahui mencium bau tidak sedap. Kemudian, warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Rengasdengklok,” ujar Ipda Cep Wildan dalam keterangan resminya.
2. Terakhir Terlihat Hendak Tawuran
Hasil penelusuran awal menunjukkan korban terakhir kali terlihat pada Selasa malam sekitar pukul 23.00 WIB bersama beberapa temannya.
Menurut keterangan saksi, mereka sempat merencanakan tawuran di depan sebuah pabrik kerupuk yang berada di Desa Kertasari, Kecamatan Jayakerta.
“Terakhir terlihat Selasa malam bersama rekan korban, informasinya mereka mau berangkat tawuran di Desa Kertasari. Namun, rencana itu batal karena jumlah lawan yang terlalu banyak lalu mereka kembali, termasuk korban,” ungkapnya.
3. Panik Melihat Lawan Lebih Banyak
Saat berada di lokasi, korban dan kelompoknya diduga panik karena jumlah kelompok lawan jauh lebih banyak. Mereka kemudian berusaha meninggalkan lokasi dengan sepeda motor.
“Korban dan temannya panik melihat jumlah lawan terlalu banyak, kemudian menarik gas sepeda motornya untuk kembali, karena tak terkendali akhirna terjatuh dari sepeda motor, korban kemudian menceburkan diri ke irigasi,” ucap Wildan.
4. Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian
Hingga kini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi dan penyebab kematian korban. Petugas dari Polsek Rengasdengklok bersama Tim Inafis Polres Karawang telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta memintai keterangan sejumlah saksi.
“Jenazah korban telah dibawa ke RSUD Karawang untuk dilakukan autopsi lebih lanjut. Kami masih melakukan penyelidikan di TKP untuk mengetahui penyebab pasti dan motif dibalik kematian korban,” pungkasnya.





