GARUT, TINTAHIJAU.com – Menjelang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah atau tahun 2026, pengerjaan infrastruktur di Jalur Nasional Limbangan hingga Malangbong, Kabupaten Garut, terus diakselerasi. Pemerintah fokus melakukan perbaikan pada sejumlah titik jalan yang mengalami kerusakan dan berlubang guna memastikan kenyamanan para pemudik.
Proses pengerjaan yang saat ini tengah berlangsung ditargetkan akan selesai sepenuhnya dalam 10 hari ke depan. Langkah cepat ini diambil untuk menjamin keselamatan pengguna jalan serta meminimalisir potensi hambatan lalu lintas saat volume kendaraan meningkat tajam.
Fokus pada Keamanan dan Kelancaran
Perbaikan jalan dilakukan dengan metode penambalan di berbagai titik lubang yang tersebar di sepanjang jalur strategis tersebut. Upaya ini menjadi prioritas utama mengingat jalur Limbangan-Malangbong merupakan urat nadi transportasi bagi masyarakat dari arah Jabodetabek yang hendak menuju Tasikmalaya, Jawa Tengah, maupun arah sebaliknya.
Dengan kondisi jalan yang mulus, diharapkan risiko kecelakaan lalu lintas dapat ditekan seminimal mungkin, sehingga arus kendaraan dapat mengalir lebih lancar tanpa gangguan kerusakan jalan.
Target Selesai Sebelum Puncak Mudik
Akselerasi pengerjaan ini dipastikan oleh para pekerja di lapangan yang terus berupaya memenuhi tenggat waktu sebelum masa puncak mudik tiba.
“Proses perbaikan saat ini terus dipercepat dan ditargetkan selesai sekitar 10 hari sebelum lebaran,” ujar Wawan, salah seorang pekerja perbaikan jalan di lokasi.
Jalur ini diprediksi akan tetap menjadi rute favorit bagi pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi maupun bus antarkota. Oleh karena itu, penyelesaian infrastruktur jalan tepat waktu menjadi kunci suksesnya penyelenggaraan mudik di wilayah Jawa Barat bagian selatan tahun ini.





