Ragam

Patung Robot Raksasa Jadi Daya Tarik Pemudik di Rest Area KM 207 Tol Palikanci

×

Patung Robot Raksasa Jadi Daya Tarik Pemudik di Rest Area KM 207 Tol Palikanci

Sebarkan artikel ini
Pemudik saat mengabadikan foto dua patung berkonsep robot dan pahlawan super di depan Pos Pelayanan Polres Cirebon Kota di Rest Area 207A Tol Palikanci, Cirebon, Jawa Barat, Minggu (15/3/2026). ANTARA/Fathnur Rohman.

CIREBON, TINTAHIJAU.com — Arus mudik Lebaran 2026 mulai terlihat di jalur tol wilayah Cirebon. Pemandangan unik tampak di Rest Area KM 207 Tol Palikanci, di mana dua patung robot raksasa berdiri di depan pos pelayanan yang didirikan Polres Cirebon Kota.

Pada Minggu (15/3/2026), kendaraan terlihat silih berganti keluar masuk rest area tersebut. Di tengah deretan mobil yang berhenti untuk beristirahat, dua patung robot berwarna mencolok tampak berdiri tegak dan langsung menyita perhatian para pemudik.

Salah satu patung robot bahkan menyerupai karakter ikonik Transformers. Banyak pemudik yang melintas terlihat memperlambat laju kendaraan, lalu mendekat untuk melihat lebih jelas dan mengabadikan momen dengan berfoto di lokasi tersebut.

Tepat di dekat patung robot itu berdiri pos pelayanan yang disiagakan oleh kepolisian. Di sekitar area tersebut juga tersedia fasilitas bermain anak untuk memberikan hiburan bagi keluarga yang singgah selama perjalanan mudik.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar mengatakan, penempatan patung robot tersebut sengaja dilakukan sebagai penanda agar keberadaan pos pelayanan lebih mudah dikenali oleh para pemudik.

“Di Rest Area 207 ini kita membangun pos pelayanan dengan konsep robot transformers. Tujuannya agar bagaimana pos ini terlihat menarik dan menjadi spot foto bagi para pemudik,” kata Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar.

“Harapannya agara para pemudik bisa sedikit melepaskan lelah dan kepenatan setelah melakukan perjalanan mudik,” sambung Eko.

Menurut Eko, keberadaan patung robot raksasa itu terbukti efektif menarik perhatian masyarakat, terutama anak-anak yang tampak antusias melihat langsung patung tersebut.

“Banyak masyarakat yang berfoto-foto di sini. Khususnya anak-anak kecil, mereka sangat sekali sambil didampingi orang tuanya. Inilah memang yang kita harapkan,” ucap Eko.

Di sekitar pos pelayanan, sejumlah petugas kepolisian terlihat bersiaga mengatur arus kendaraan yang keluar masuk rest area agar tidak menimbulkan antrean hingga ke jalur utama tol.

Polisi mencatat, volume kendaraan yang berhenti di rest area mulai meningkat dalam beberapa hari terakhir. Hal tersebut menjadi salah satu indikator awal mulai bergeraknya arus mudik Lebaran di jalur tol wilayah Cirebon.

“Memang kita melihat ada peningkatan kendaraan-kendaraan yang beristirahat di rest area. Ini bisa menjadi indikasi atau indikator adanya tanda-tanda peningkatan arus mudik Lebaran. Namun secara umum masih terkendali dan kondusif,” kata Eko.

Ia menjelaskan, kepadatan sempat terlihat pada siang hari, namun kondisi masih dapat dikendalikan dengan pengaturan lalu lintas secara situasional oleh petugas di lapangan.

“Siang tadi kita melihat rest area lumayan padat. Namun CB (cara bertindak) yang kita lakukan tetap situasional. Apabila masih bisa dilakukan kanalisasi, kita lakukan kanalisasi terlebih dahulu,” ujarnya.

Jika kepadatan meningkat dan berpotensi mengganggu arus kendaraan di jalur utama tol, pihak kepolisian telah menyiapkan skema penutupan sementara akses masuk ke rest area.

“Apabila memang dibutuhkan penutupan sementara, kita akan lakukan penutupan sementara di rest area 207 supaya tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas di dalam tol,” kata Eko.

Polisi juga mengimbau para pemudik agar tidak berlama-lama berada di rest area jika keperluan beristirahat atau mengisi bahan bakar telah selesai.

“Kita mengimbau kepada para pemudik yang masuk ke rest area untuk tidak berlama-lama. Apabila kebutuhannya sudah selesai, silakan melanjutkan perjalanan,” ujarnya.

Meski demikian, pemudik yang merasa lelah atau mengantuk tetap dipersilakan memanfaatkan fasilitas rest area demi keselamatan perjalanan. “Bagi yang ingin beristirahat tetap kita fasilitasi, supaya perjalanan tetap aman,” pungkasnya.