Teknologi

Tips Aman Gunakan Smartphone Jelang Lebaran agar Terhindar dari Penipuan

×

Tips Aman Gunakan Smartphone Jelang Lebaran agar Terhindar dari Penipuan

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.com — Menjelang Lebaran, masyarakat diimbau lebih waspada saat menggunakan smartphone. Pasalnya, momen ini kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan siber untuk melakukan penipuan, terutama melalui tautan palsu atau metode phishing yang dikirim lewat pesan singkat dan media sosial.

Laporan whitepaper bertajuk “VIDA 2026 SEA Digital Identity Fraud Outlook” dari VIDA mengungkapkan bahwa kasus penipuan digital sering meningkat saat periode pencairan dana massal, seperti tunjangan hari raya (THR). Pada masa ini, aktivitas transaksi digital masyarakat meningkat tajam sehingga membuka celah bagi pelaku kejahatan untuk menyebarkan pesan atau tautan palsu yang tampak meyakinkan.

Data dari Kementerian Komunikasi dan Digital melalui layanan CekRekening.id juga menunjukkan sebagian besar laporan penipuan berasal dari aplikasi pesan dengan ratusan ribu aduan, disusul penipuan melalui media sosial.

Karena itu, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan agar tidak menjadi korban. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan.

1. Jangan asal klik tautan di pesan

Hindari membuka link dari nomor atau pengirim yang tidak dikenal, terutama jika pesan tersebut bernada mendesak atau membuat panik. Tautan semacam ini sering digunakan untuk mencuri data pribadi atau menguasai akun korban.

2. Jangan pernah membagikan OTP atau PIN

Kode OTP, PIN, maupun kode verifikasi bersifat rahasia. Jangan pernah membagikannya kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengaku dari bank, marketplace, atau layanan digital.

3. Waspadai file APK atau dokumen mencurigakan

Jangan mengunduh atau memasang aplikasi dari file APK yang dikirim melalui pesan. File tersebut bisa berisi malware yang mampu mencuri data di ponsel.

4. Verifikasi permintaan transfer uang

Jika menerima pesan yang meminta transfer dana, pastikan terlebih dahulu kebenarannya. Hubungi langsung orang yang bersangkutan untuk memastikan pesan tersebut bukan penipuan.

5. Belanja online hanya di toko terpercaya

Saat berbelanja di marketplace, pilih official store atau penjual dengan reputasi dan ulasan yang jelas. Hindari toko dengan profil mencurigakan.

6. Gunakan sistem pembayaran yang aman

Manfaatkan fitur rekening bersama atau sistem pembayaran resmi di marketplace. Jangan melakukan transfer langsung ke rekening pribadi penjual yang belum terpercaya.

7. Hindari Wi-Fi publik untuk transaksi penting

Saat mengakses m-banking atau memasukkan data sensitif, gunakan jaringan internet pribadi. Wi-Fi publik berpotensi disusupi pihak tidak bertanggung jawab.

8. Jaga privasi di media sosial

Jangan sembarangan mengunggah data pribadi seperti nomor identitas, barcode tiket perjalanan, atau informasi sensitif lainnya di media sosial.

Dengan meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan kebiasaan digital yang aman, masyarakat dapat meminimalkan risiko penipuan siber saat beraktivitas menggunakan smartphone, terutama di momen Lebaran ketika transaksi digital meningkat.