Megapolitan

Ketegangan Memuncak: AS Terjunkan Kapal Selam Tercanggih USS Massachusetts, Iran Nyatakan Siap Bertempur

×

Ketegangan Memuncak: AS Terjunkan Kapal Selam Tercanggih USS Massachusetts, Iran Nyatakan Siap Bertempur

Sebarkan artikel ini
Kapal Selam USS Massachusetts } Sumber: Wikipedia

JAKARTA, TINTAHIJAU.com — Di tengah eskalasi perang yang sedang berlangsung, Angkatan Laut Amerika Serikat secara resmi memperkuat armadanya dengan meresmikan operasional kapal selam serang cepat terbaru mereka, USS Massachusetts. Kehadiran alutsista mutakhir ini langsung direspons tegas oleh pihak militer Iran yang menyatakan telah bersiaga penuh menghadapi segala bentuk ancaman, termasuk potensi serangan darat.

Langkah strategis AS ini dinilai sebagai unjuk kekuatan di tengah konflik yang memanas. Kapal selam USS Massachusetts diklaim sebagai salah satu aset militer dengan teknologi paling canggih yang dimiliki AS saat ini.

Spesifikasi Kapal Selam USS Massachusetts

Sebagai kapal selam serang cepat (fast attack submarine), USS Massachusetts dirancang untuk menjalankan berbagai operasi maritim dengan kemampuan siluman tingkat tinggi. Berikut adalah rincian profil dan kapasitas operasionalnya:

  • Kedalaman Selam: Mampu beroperasi hingga kedalaman lebih dari 800 kaki atau sekitar 240 meter di bawah permukaan laut.
  • Teknologi: Diklaim mengusung teknologi paling mutakhir di jajaran militer Angkatan Laut AS saat ini.
  • Kapasitas Awak: Dioperasikan oleh 150 personel awak kapal yang terlatih untuk misi tempur jangka panjang.

Respons Militer Iran

Di kubu seberang, Teheran tidak tinggal diam melihat pengerahan kekuatan militer Washington. Juru bicara Komando Gabungan Iran menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil posisi siaga dan memasang ancang-ancang untuk merespons segala eskalasi, terutama jika AS memutuskan untuk melancarkan serangan darat.

Letnan Kolonel Ebrahim Zolfa-Ghari, dalam pernyataan resminya, memastikan bahwa pasukan pertahanan Iran dalam kondisi siap tempur untuk menghadapi manuver AS.

“Pasukan Iran siap menghadapi serangan darat AS,” tegas Letnan Kolonel Ebrahim. Ia juga memperingatkan pihak Washington dengan menambahkan bahwa “Serangan AS tersebut tidak akan menghasilkan apa-apa.”

Pernyataan dari Komando Gabungan Iran ini semakin mengisyaratkan bahwa konflik antara kedua negara berpotensi berlarut-larut, dengan kedua belah pihak sama-sama menunjukkan sikap pantang mundur di tengah pengerahan persenjataan tingkat tinggi.