Olahraga

Bojan Hodak Pasang Badan untuk Marc Klok, Tuduhan Rasisme Itu Memalukan

×

Bojan Hodak Pasang Badan untuk Marc Klok, Tuduhan Rasisme Itu Memalukan

Sebarkan artikel ini
Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak dalam konferensi pers jelang laga melawan Arema FC di pekan ke-29 Super League 2025-2026. Duel Persib vs Arema FC akan digelar Jumat (24/4/2026) di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). (KOMPAS.com/ADIL NURSALAM)

BANDUNG, TINTAHIJAU.com – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, akhirnya angkat suara membela kapten timnya, Marc Klok, yang tengah didera isu rasisme. Hodak menilai tuduhan yang dilayangkan pihak Bhayangkara FC tidak memiliki dasar yang kuat dan justru menyayangkan isu tersebut sengaja dibesarkan ke ranah publik.

Polemik ini bermula dari laga panas antara Persib melawan Bhayangkara FC, di mana Marc Klok dituding melakukan tindakan rasis terhadap pemain lawan, Henri Doumbia. Pihak lawan bahkan telah menindaklanjuti hal ini dengan laporan resmi kepada Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.

Bojan Hodak menegaskan bahwa jika benar terjadi pelanggaran rasisme yang serius di lapangan, wasit yang memimpin pertandingan pasti akan langsung mengambil tindakan tegas.

“Saya ingin menjelaskan satu hal. Saat insiden itu terjadi, ada wasit dan beberapa pemain di sekitar. Wasit tersebut adalah wasit top. Jika Marc melakukan pelanggaran serius, dia pasti langsung mendapat kartu merah,” ujar Bojan kepada media, Minggu (3/5/2026).

Pelatih asal Kroasia itu juga mengaku telah melakukan investigasi internal dengan menanyakan langsung kepada para pemain yang berada di dekat lokasi kejadian. Hasilnya, tidak ada satu pun pemain yang membenarkan adanya hinaan rasis.

“Saya bertanya kepada beberapa pemain, dan mereka mengatakan hal itu tidak benar. Mungkin terjadi kesalahpahaman bahasa. Saya tidak mengerti kenapa isu ini muncul. Ini justru memalukan bagi pihak yang menyebarkannya,” tegas Bojan.

Senada dengan pelatihnya, Marc Klok sebelumnya telah memberikan klarifikasi mendalam mengenai kronologi kejadian. Ia menjelaskan bahwa perdebatan dengan Henri Doumbia dipicu oleh upaya Klok untuk segera melanjutkan permainan setelah Persib mencetak gol.

Klok menginstruksikan Doumbia untuk mengembalikan bola agar kick-off segera dilakukan dengan kalimat: “Give me the ball back” (Berikan bolanya kembali). Namun, kata “back” disalahartikan oleh pihak lawan menjadi “black”.

Klok mengaku sangat terluka atas tuduhan ini, mengingat sepanjang karier profesionalnya ia selalu menjunjung tinggi rasa hormat dan anti-rasisme. Dengan pembelaan dari pihak manajemen dan pelatih, Persib Bandung kini fokus menanti keputusan Komdis PSSI sembari berharap nama baik kapten mereka segera dipulihkan.