Megapolitan

Terungkap Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Karyawan Perusahaan Konveksi di Tasikmalaya

×

Terungkap Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Karyawan Perusahaan Konveksi di Tasikmalaya

Sebarkan artikel ini
Korban penyiraman air keras saat dirawat di RSUD dr Soekardjo Tasikmalaya. (Foto: Faizal Amiruddin/detikJabar)

TASIKMALAYA, TINTAHIJAU.com – Aksi penganiayaan brutal menimpa sembilan pegawai konveksi pakaian olahraga di Desa Gunajaya, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya. Para korban menderita luka bakar serius setelah disiram air keras oleh seorang oknum kurir ekspedisi berinisial D pada Senin malam.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya Kota bergerak cepat dengan mengamankan pelaku tak lama setelah kejadian. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman intensif untuk mengungkap motif utuh di balik serangan terencana tersebut.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, aksi nekat pelaku dipicu oleh rasa sakit hati terhadap pihak konveksi. Hubungan kerja antara pelaku D dan korban diketahui merenggang setelah pihak konveksi mengeluhkan performa kerja D kepada perusahaan ekspedisi tempatnya bernaung.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa pelaku kerap tidak mengambil paket kiriman konveksi, sehingga pihak konveksi melaporkan kendala pelayanan tersebut. Akibat aduan itu, D mendapatkan teguran keras dari perusahaannya.

“Intinya kasus ini masih pendalaman, tapi keterangan sementara bahwa si pelaku ini bekerja di salah satu ekspedisi. Dia ada sakit hati oleh salah satu korban,” ujar Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Herman Saputra, sepertiyang dirangkum dari laman detikJabar, Selasa (5/5/2026).

Pihak kepolisian menegaskan bahwa tindakan pelaku bukan merupakan reaksi spontan atau luapan emosi sesaat. AKP Herman menyebutkan bahwa serangan ini telah dipersiapkan secara matang oleh pelaku.

“Ini penganiayaan yang direncanakan oleh seorang pelaku. Setidaknya ini terlihat dari pakaian pelaku saat menyerang, di mana dia memakai jas hujan dan helm untuk melindungi diri, serta sudah menyiapkan cairan air keras tersebut,” jelas Herman.

Serangan tersebut mengakibatkan sembilan orang pegawai konveksi mengalami luka bakar kimia. Pantauan di lapangan menunjukkan bagian tubuh para korban yang terkena cairan tampak menghitam dan mereka mengeluhkan rasa panas serta perih yang luar biasa.

Saat ini, para korban telah mendapatkan perawatan medis intensif:

  • 6 orang dirawat di RSUD dr. Soekardjo.
  • 3 orang mendapatkan penanganan di Puskesmas Cibeureum.

Tim medis telah melakukan tindakan darurat dengan memberikan salep khusus untuk meredakan derita luka bakar para korban. Sementara itu, pelaku D kini terancam jeratan pasal penganiayaan berat berencana dengan ancaman hukuman penjara yang cukup lama.