Majalengka, TINTAHIJAU.COM — Kawasan Gunung Ageung di Desa Cipasung, Kecamatan Lemahsugih, Kabupaten Majalengka, menyimpan sedikitnya 15 situs megalitik yang kini didorong untuk ditetapkan sebagai cagar budaya.
Situs-situs tersebut berupa batu tegak menyerupai menhir dan susunan batu kuno yang tersebar di sejumlah titik di kawasan hutan. Informasi mengenai keberadaan situs ini juga tercantum dalam papan penanda resmi Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia di lokasi.
Beberapa titik yang telah dikenal masyarakat antara lain Sanghyang Pamangkatan, Sanghyang Prabu Siliwangi, Sanghyang Ujung Kulon, Sanghyang Peti, hingga Sanghyang Bedil.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Majalengka, Rachmat Kartono, mengatakan kawasan Gunung Ageung memiliki nilai sejarah penting yang belum banyak terungkap.
“Di kawasan Gunung Ageung itu ada sekitar 15 situs megalitikum. Ini sedang kita dorong untuk ditetapkan sebagai cagar budaya melalui kajian Tim Ahli Cagar Budaya,” kata Rachmat, Rabu (6/5/2026).
Menurutnya, penelitian terhadap kawasan tersebut telah berlangsung sejak 1996 dan menarik perhatian peneliti dari luar daerah. Namun, akses menuju lokasi yang cukup berat membuat eksplorasi belum maksimal.
Rachmat mengaku baru mengunjungi tujuh dari total 15 titik situs karena medan yang harus ditempuh melalui kawasan hutan.
Selain nilai arkeologis, kawasan ini juga menyimpan fenomena unik. Salah satu batu di lokasi disebut memiliki daya magnet yang membuat jarum kompas berputar cepat saat didekatkan.
“Secara normal kompas menunjukkan arah, tapi ketika ditempelkan ke salah satu batu di sana, kompas selalu berputar kencang. Dugaan saya ada medan magnet yang cukup tinggi,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui Disparbud terus mendorong perlindungan resmi terhadap situs-situs tersebut, sekaligus membuka peluang penelitian lebih lanjut terkait jejak peradaban kuno di wilayah selatan Majalengka.
“Majalengka menyimpan banyak arsip alam dan sejarah. Gunung Ageung salah satunya yang layak terus diteliti dan dijaga,” tandasnya.





