Megapolitan

Arus Balik Libur Iduladha 2026 Dimulai, 164 Ribu Kendaraan Padati Jalur Menuju Jabodetabek

×

Arus Balik Libur Iduladha 2026 Dimulai, 164 Ribu Kendaraan Padati Jalur Menuju Jabodetabek

Sebarkan artikel ini
Kepadatan kendaraan di Tol Layang Mohammed bin Zayed (MBZ), Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, saat arus mudik Lebaran 2026 (Foto: Antara/Darryl Ramadhan).

JAKARTA, TINTAHIJA.com — Arus lalu lintas selama libur panjang Hari Raya Iduladha 2026 mulai menunjukkan dominasi kendaraan yang kembali menuju wilayah Jabodetabek. Berdasarkan pemantauan Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) pada Kamis, 28 Mei 2026, peningkatan volume kendaraan terutama terlihat di sejumlah gerbang tol yang menjadi akses utama menuju Jakarta, baik dari arah Jawa Barat, kawasan Puncak Bogor, maupun Merak.

Sementara itu, arus kendaraan menuju Bandung dan sekitarnya terpantau relatif stabil dan tidak mengalami lonjakan signifikan dibandingkan kondisi lalu lintas normal.

Data Jasa Marga menunjukkan jumlah kendaraan yang kembali menuju Jabodetabek melalui empat gerbang tol utama mencapai 164.273 kendaraan. Angka tersebut mengalami kenaikan sekitar 13,48 persen dibanding volume lalu lintas normal yang berada di angka 144.754 kendaraan. Empat gerbang tol yang menjadi titik pemantauan utama meliputi Gerbang Tol Cikupa arah Jakarta, Gerbang Tol Ciawi 2, Gerbang Tol Halim, dan Gerbang Tol Cikunir 6.

Dari seluruh titik tersebut, peningkatan tertinggi tercatat di Gerbang Tol Cikunir 6 dengan volume melintas mencapai 9.851 kendaraan, melonjak hingga 57,34 persen dari kondisi normal (6.261 kendaraan). Lonjakan signifikan juga terjadi di Gerbang Tol Ciawi 2 dengan 42.836 kendaraan, meningkat 27,48 persen dari volume normal (33.603 kendaraan). Sementara itu, Gerbang Tol Halim mencatat 60.984 kendaraan (naik 4,52 persen dari normal 58.345 kendaraan), dan Gerbang Tol Cikupa arah Jakarta dari Merak mencapai 50.602 kendaraan (naik 8,72 persen dari normal 46.545 kendaraan).

Selain wilayah Jabodetabek, peningkatan arus kendaraan juga mulai terlihat di sejumlah jalur wilayah Jawa Barat, khususnya kendaraan yang meninggalkan Bandung dan sekitarnya menuju Jakarta. Jasa Marga mencatat sebanyak 63.737 kendaraan melintas menuju arah Jakarta melalui Gerbang Tol Cileunyi Entrance dan Gerbang Tol Pasteur Entrance, naik 11,21 persen dibanding volume normal (57.314 kendaraan).

Kenaikan paling signifikan di Jawa Barat terjadi di Gerbang Tol Cileunyi Entrance yang mencatat 33.982 kendaraan, meningkat 19,21 persen dibanding kondisi normal (28.506 kendaraan). Sementara Gerbang Tol Pasteur Entrance merekam 29.755 kendaraan menuju Jakarta, naik tipis 3,29 persen dari normal (28.808 kendaraan).

Di sisi lain, arus kendaraan yang masuk menuju kawasan Bandung justru cenderung landai. Pada Gerbang Tol Cileunyi Exit arah Rancaekek dan Garut hanya tercatat 33.406 kendaraan (naik tipis 1,17 persen dari normal 33.020 kendaraan). Bahkan, kendaraan yang masuk Kota Bandung melalui Gerbang Tol Pasteur Exit tercatat sebanyak 33.124 kendaraan, angka yang menunjukkan penurunan 3,78 persen dibanding kondisi normal sebesar 34.425 kendaraan.

Sumber: PRFMNews