JAKARTA, TINTAHIJAU.com — PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (PT JJC) melaporkan adanya peningkatan volume lalu lintas yang signifikan di Ruas Jalan Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ) pada Jumat (28/5). Lonjakan pergerakan kendaraan ini terjadi pada momentum H+2 Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, di mana mobilitas masyarakat pasca-hari raya terpantau masih sangat dinamis.
Direktur Utama PT JJC, Hendri Taufik, memaparkan bahwa berdasarkan data pencatatan berkala, terdapat sebanyak 65.530 unit kendaraan yang melintasi jalan tol layang tersebut dalam kurun waktu satu hari penuh.
“Mobilitas pengendara terpantau masih tinggi pada periode H+2 Iduladha ini. Angka tersebut menunjukkan adanya peningkatan sebesar 15,17 persen jika dibandingkan dengan volume lalu lintas pada hari-hari normal yang biasanya hanya mencapai 55.237 kendaraan,” ujar Hendri dalam keterangan resminya, Sabtu (30/5).
Lebih lanjut, Hendri merinci pergerakan kendaraan berdasarkan arah lajunya. Dari total volume lalu lintas yang terekam, sebanyak 29.757 unit kendaraan terpantau melintas dari arah Cikampek menuju DKI Jakarta, yang mengindikasikan pergerakan arus balik masyarakat menuju ibu kota mulai mengalir.
Sementara itu, arus kendaraan yang bergerak meninggalkan ibu kota rupanya masih mendominasi jalur layang tersebut. Tercatat sebanyak 35.773 unit kendaraan melaju dari arah DKI Jakarta menuju ke arah Cikampek.
“Volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta juga masih relatif tinggi dengan lonjakan mencapai 15 persen, jika disandingkan dengan lalu lintas normal yang berada di angka 31.060 kendaraan,” jelas Hendri sebagaimana dilansir dari kantor berita Antara.
Imbauan Keselamatan Berkendara
Menyikapi masih tingginya intensitas kendaraan di jalur tol elevated tersebut, pihak pengelola tol memberikan imbauan tegas terkait aspek keselamatan berkendara. Mengingat karakteristik Jalan Layang MBZ yang tidak memiliki jalur penyelamat atau tempat istirahat (rest area) di sepanjang jalurnya, kesiapan pengemudi dan sarana pengangkut menjadi hal yang sangat krusial.
Hendri mengimbau kepada seluruh pengguna jalan yang melintasi Ruas Jalan Layang MBZ untuk selalu mengutamakan keselamatan diri dan pengguna jalan lain. Hal ini dapat dilakukan dengan memastikan kondisi fisik pengemudi dalam keadaan prima dan memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan.
Selain itu, pihaknya juga mengingatkan pengendara untuk selalu memperhatikan kecukupan bahan bakar minyak (BBM) atau ketersediaan daya listrik bagi kendaraan berbasis baterai sebelum naik ke jalan layang.
“Serta yang tidak kalah penting adalah selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang berlaku dan mengikuti arahan dari petugas kami di lapangan,” tegas Hendri memungkasi keterangannya.
Sumber: KOMPAS





