Ragam

‎Fokus Pembentukan Karakter, BAZNAS–Kemenag Majalengka Dorong Gerakan Sedekah Pelajar Lewat SIGAP‎‎

×

‎Fokus Pembentukan Karakter, BAZNAS–Kemenag Majalengka Dorong Gerakan Sedekah Pelajar Lewat SIGAP‎‎

Sebarkan artikel ini

Majalengka, TINTAHIJAU.COM – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka bersama Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) setempat mendorong penguatan karakter pelajar melalui gerakan sedekah sejak dini lewat program SIGAP (Sedekah Infak Generasi Anak Peduli).

‎‎Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi yang digelar di Aula Miswa Hikmah Kemenag Majalengka, Rabu (17/6/2026), dengan melibatkan seluruh kepala madrasah tingkat MI, MTs, hingga MA se-Kabupaten Majalengka.‎‎

Kegiatan ini tidak hanya menitikberatkan pada optimalisasi penghimpunan dana umat, tetapi juga pada pembentukan kebiasaan positif siswa dalam hal kepedulian sosial dan spiritual.‎‎

Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Majalengka, Embed Humed, menegaskan bahwa program SIGAP dirancang sebagai sarana edukasi nilai-nilai kedermawanan di lingkungan pendidikan.

‎‎“Program ini bukan sekadar menghimpun dana, tetapi bagaimana membangun kesadaran siswa untuk peduli dan berbagi sejak usia dini. Dana yang terkumpul nantinya akan kembali untuk kemaslahatan umat, khususnya di lingkungan pendidikan,” ujarnya.

‎‎Menurutnya, pengelolaan dana akan dilakukan secara transparan dan akuntabel agar kepercayaan publik tetap terjaga.‎‎

Sementara itu, Kepala Kemenag Kabupaten Majalengka, Dr. Hj. Euis Damayanti, menilai program SIGAP sebagai langkah strategis dalam mencetak generasi berkarakter.‎‎

Ia menyebut, pembiasaan sedekah mampu membentuk kepekaan sosial dan empati siswa terhadap kondisi masyarakat sekitar.‎‎“Ini adalah investasi jangka panjang. Kita tidak hanya mendidik secara akademik, tetapi juga membangun karakter dan akhlak siswa,” katanya.‎‎

Euis juga mengungkapkan bahwa program serupa sebelumnya telah diterapkan di MAN 1 Majalengka dan dinilai berhasil menjadi model pembinaan karakter berbasis sedekah di lingkungan madrasah.‎‎

Melalui program SIGAP, BAZNAS dan Kemenag berharap lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial tinggi, sejalan dengan visi pembangunan daerah yang agamis dan berdaya.