Ragam

Perkuat Layanan Kesehatan, RSUD Subang Tingkatkan Penanganan Pasien Usus Buntu

×

Perkuat Layanan Kesehatan, RSUD Subang Tingkatkan Penanganan Pasien Usus Buntu

Sebarkan artikel ini


SUBANG, TINTAHIJAU.COM – RSUD Subang terus memperkuat layanan kesehatan bagi masyarakat, termasuk dalam penanganan pasien radang usus buntu (apendisitis). Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan layanan konsultasi, diagnosis, hingga tindakan bedah yang didukung tenaga medis profesional dan dokter spesialis berpengalaman.


Direktur RSUD Subang, dr. Ahmad Nasuhi, mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat dan tepat bagi pasien yang mengalami gangguan pada saluran pencernaan, termasuk kasus usus buntu yang memerlukan penanganan segera.


“RSUD Subang terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan agar masyarakat mendapatkan akses pemeriksaan dan penanganan yang optimal. Untuk kasus radang usus buntu, deteksi dini sangat penting sehingga pasien bisa segera mendapatkan tindakan medis yang diperlukan,” ujar dr. Ahmad Nasuhi.


Ia menjelaskan, masih banyak masyarakat yang mempercayai mitos bahwa konsumsi sambal atau biji cabai menjadi penyebab utama usus buntu. Padahal, secara medis radang usus buntu umumnya terjadi akibat penyumbatan pada saluran usus buntu yang dapat disebabkan oleh feses yang mengeras, pembengkakan jaringan limfoid akibat infeksi, maupun faktor lainnya.


Menurut dr. Ahmad Nasuhi, selain memberikan pelayanan kuratif, RSUD Subang juga aktif melakukan edukasi kesehatan kepada masyarakat agar lebih memahami cara menjaga kesehatan pencernaan. Masyarakat diimbau memperbanyak konsumsi makanan berserat, menjaga kecukupan cairan tubuh, serta segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala seperti nyeri perut yang menetap, mual, muntah, atau demam.


Untuk mendukung pelayanan tersebut, RSUD Subang membuka layanan Poliklinik Bedah Umum setiap hari kerja yang ditangani oleh dokter spesialis bedah. Dengan dukungan tenaga medis dan fasilitas yang tersedia, RSUD Subang siap memberikan pelayanan komprehensif bagi pasien yang membutuhkan penanganan usus buntu maupun gangguan bedah lainnya.


“Melalui penguatan layanan ini, kami berharap masyarakat tidak ragu untuk memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan ketika mengalami keluhan. Penanganan yang cepat akan meningkatkan peluang kesembuhan dan mencegah terjadinya komplikasi,” pungkasnya.