Megapolitan

‎Kang Oni SOS Puji Program Lebaran Anak Yatim BAZNAS Majalengka: Ide Hebat dan Menginspirasi

×

‎Kang Oni SOS Puji Program Lebaran Anak Yatim BAZNAS Majalengka: Ide Hebat dan Menginspirasi

Sebarkan artikel ini

‎‎Majalengka, TINTAHIJAU.COM – Mantan anggota DPD RI sekaligus pelaku seni budaya, Kang Oni SOS, memberikan apresiasi terhadap program Lebaran Anak Yatim yang digelar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka.

Menurutnya, program tersebut merupakan gagasan baru yang layak menjadi inspirasi bagi daerah lain. ‎‎Kang Oni menyampaikan hal itu saat menghadiri kegiatan Lebaran Anak Yatim yang berlangsung di pelataran Toko UD Putra TS, Kabupaten Majalengka, Kamis (25/6/2026).‎‎

Menurut Kang Oni, konsep Lebaran Anak Yatim memiliki nilai yang berbeda dibandingkan kegiatan santunan anak yatim pada umumnya. Program tersebut dinilai mampu membangun kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap anak yatim. ‎‎”Saya baru mendengar ada program Lebaran Anak Yatim. Ini keren, terkesan baru dan menurut saya ide yang hebat,” kata Kang Oni.‎‎

Ia mengaku mengapresiasi langkah BAZNAS Kabupaten Majalengka yang menghadirkan program tersebut. Selain itu, Kang Oni juga menilai Pemerintah Kabupaten Majalengka saat ini cukup aktif menghadirkan berbagai program bernuansa keagamaan.‎‎

Menurutnya, sejumlah program seperti Geber, Kantor Berdhuha dan Subuh Akbar menunjukkan adanya upaya membangun nilai religius di tengah masyarakat.‎‎ “Saya berterima kasih dan mengapresiasi Ketua BAZNAS serta Pak Eman sebagai Bupati Majalengka. Program-programnya luar biasa dan patut diteladani,” ujarnya.‎‎

Kang Oni menilai momentum Lebaran Anak Yatim berpotensi menarik dukungan lebih luas dari berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan pengusaha, karena membawa semangat berbagi sekaligus menghadirkan keberkahan.

‎‎”Momentum ini bisa menyentuh banyak pihak untuk ikut mendukung. Saya yakin masyarakat dan para pengusaha akan memberikan dukungan karena tujuannya sangat baik,” ungkapnya.‎‎

Lebih lanjut, Kang Oni berharap program tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan menjadi agenda rutin setiap tahun di Kabupaten Majalengka.

‎‎Ia juga berharap Lebaran Anak Yatim dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya memuliakan dan memperhatikan kesejahteraan anak yatim.‎‎

“Harapan saya ini menjadi agenda tahunan dan Majalengka bisa menjadi pionir. Semoga daerah-daerah lain juga terinspirasi untuk menghadirkan program serupa demi memuliakan anak yatim,” pungkasnya.