SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Pemerintah Kabupaten Subang melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) resmi merilis Scientific Journal of Governance and Accountability (Jurnal SINGA) Volume 4 Nomor 1 pada 26 Juni 2026.
Kehadiran jurnal ilmiah tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan berbasis bukti (evidence-based development) melalui kajian ilmiah dan riset yang berkualitas.
Sejak pertama kali diterbitkan pada 2023, Jurnal SINGA yang terbit secara berkala setiap Juni dan Desember telah menghimpun sebanyak 41 artikel ilmiah. Pengelolaannya dilakukan melalui kolaborasi BP4D Kabupaten Subang bersama Forum LPPM Kabupaten Subang dengan fokus pada isu tata kelola pemerintahan, daya saing daerah, hingga kebijakan publik.
Pada edisi terbaru ini, Jurnal SINGA memuat sembilan artikel ilmiah karya akademisi dan peneliti dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia serta luar negeri. Salah satu artikel merupakan hasil kolaborasi peneliti Universitas Tanjungpura dengan Mansarovar, Jaipur, India, yang mengkaji pengembangan hortikultura di Desa Palasari, Kabupaten Subang.
Selain itu, terdapat pula kontribusi dari Shah and Anchor Kutchhi Engineering College, Mumbai, India, yang mengangkat penelitian mengenai kerangka kerja prediksi gagal bayar pinjaman.
Berbagai penelitian dalam jurnal tersebut sebagian besar mengambil lokus di Kabupaten Subang dengan tema yang beragam, mulai dari pendidikan, lingkungan, teknologi, pertanian, peternakan, hingga ketenagakerjaan.
Beberapa kajian yang dimuat di antaranya membahas supervisi akademik kepala sekolah, efektivitas kebijakan pendidikan gratis di Subang, strategi peningkatan daya saing ekonomi melalui pendidikan, inovasi teknologi pengolahan sampah, pengembangan pakan ternak berbasis sorgum, hingga persoalan kesenjangan keterampilan tenaga kerja di tengah pesatnya industrialisasi.
Kepala BP4D Kabupaten Subang, Iwan Syahrul Anwar, S.STP., melalui Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan, Eti Maryati, S.IP., M.T., menegaskan bahwa Jurnal SINGA merupakan instrumen penting dalam mendukung penyusunan kebijakan pemerintah daerah yang berbasis hasil penelitian.
“Jurnal SINGA merupakan upaya Pemkab Subang untuk membangun daerah berdasarkan kajian ilmiah dan data yang akurat. Kami ingin memastikan setiap kebijakan yang diambil memiliki dasar riset yang kuat,” ujar Eti Maryati.
Menurutnya, BP4D akan terus meningkatkan kualitas pengelolaan jurnal sekaligus mendorong akreditasi Jurnal SINGA agar menjadi salah satu referensi utama dalam literatur pembangunan daerah.
BP4D juga mengajak para akademisi, peneliti, praktisi, maupun masyarakat untuk berkontribusi melalui pengiriman karya ilmiah, baik berupa hasil penelitian, inovasi, tinjauan literatur, maupun policy brief, guna mendukung pembangunan Kabupaten Subang yang lebih maju dan berbasis ilmu pengetahuan.
Seluruh artikel dalam Jurnal SINGA Volume 4 Nomor 1 kini telah tersedia secara digital dan dapat diakses oleh masyarakat melalui laman resmi Jurnal SINGA di https://singa.subang.go.id/singa/issue/view/6





