Pemerintahan

Bupati Ungkap Sebab Perbaikan Jalan Belum Optimal di Semester Pertama 2026

×

Bupati Ungkap Sebab Perbaikan Jalan Belum Optimal di Semester Pertama 2026

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi mengungkapkan penyebab belum optimalnya progres perbaikan jalan di Kabupaten Subang hingga memasuki semester pertama Tahun Anggaran 2026.

Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi oleh kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan sulitnya memperoleh material konstruksi.

Hal itu disampaikan Reynaldy saat menghadiri kopi darat (Kopdar) bersama insan pers dan komunitas di Sari Ater Campervan Park, Sabtu (27/6/2026) malam.

Bupati mengakui, kondisi tersebut membuat sejumlah proyek infrastruktur mengalami perlambatan karena pemerintah harus menyesuaikan Standar Analisis Belanja (SAB).

Akibatnya, anggaran yang telah disiapkan tidak lagi mampu membiayai volume pekerjaan seperti perencanaan awal.

“Saya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila sampai semester pertama ini progres pembangunan belum maksimal. Kendala terbesar kami khususnya pembangunan jalan adalah material, kemudian kenaikan harga BBM yang berdampak pada pekerjaan di Dinas PUPR maupun Dinas Pendidikan sehingga Standar Analisis Belanja harus disesuaikan. Anggaran yang sebelumnya cukup untuk membangun sekian meter jalan, kini berkurang akibat kenaikan biaya,” ujar Reynaldy.

Meski demikian, ia menegaskan keterlambatan akibat faktor internal organisasi perangkat daerah (OPD) tidak akan ditoleransi. Reynaldy mengaku telah menginstruksikan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) untuk menahan sementara pencairan anggaran bagi dinas yang belum menjalankan program tanpa alasan yang jelas.

“Kalau permasalahannya bukan faktor eksternal tetapi karena internal dinas, saya sudah minta BKAD meng-hold seluruh pencairannya. Semua pekerjaan yang belum dilaksanakan akan saya tunda, bahkan anggarannya akan saya alihkan ke dinas yang lebih siap dan program yang lebih mendesak,” tegasnya.

Ia menambahkan, seluruh pekerjaan yang telah dijadwalkan seharusnya mulai berjalan pada Juni hingga Juli. Karena itu, pada APBD Perubahan nanti anggaran dari OPD yang dinilai tidak siap akan dialihkan untuk program yang lebih mendesak.

Bupati memastikan Pemerintah Kabupaten Subang tetap berkomitmen menuntaskan pembangunan infrastruktur secara bertahap hingga seluruh ruas jalan kabupaten berada dalam kondisi mantap, meski di tengah tantangan kenaikan biaya konstruksi dan terbatasnya pasokan material.