SUBANG, TINTAHIJAU.com – Infrastruktur sekolah yang masih mengalami kerusakan menjadi salah satu perhatian utama Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Subang yang baru dilantik, Apud Setiawan.
Ia memastikan pihaknya akan mengawal perencanaan dan penganggaran agar perbaikan sarana pendidikan dapat dilakukan secara bertahap.
Menurut Apud, sekretariat memiliki peran strategis dalam memastikan dukungan administrasi dan penganggaran berjalan optimal sehingga program perbaikan sekolah dapat terealisasi sesuai kebutuhan di lapangan.
“Kami akan mengawal dari sisi perencanaan dan penganggaran agar kebutuhan perbaikan infrastruktur sekolah bisa terakomodasi secara bertahap,” ujarnya usai dilantik, Jumat (3/7/2026).
Ia menjelaskan, upaya memperbaiki ruang kelas dan fasilitas pendidikan tidak hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Disdikbud juga akan mendorong satuan pendidikan memanfaatkan anggaran pemeliharaan yang bersumber dari Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP).
“Selain nanti dari sisi anggaran APBD, kami juga akan terus mengepush bidang-bidang untuk senantiasa mengarahkan sekolah agar mengoptimalkan anggaran pemeliharaan yang bersumber dari BOS,” kata Apud.
Selain memperkuat dukungan anggaran, Disdikbud juga akan melakukan koordinasi dengan seluruh bidang agar penanganan infrastruktur sekolah dilakukan berdasarkan skala prioritas, terutama terhadap bangunan yang mengalami kerusakan berat dan berpotensi mengganggu proses belajar mengajar.
Apud berharap, melalui sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, dan pemanfaatan berbagai sumber pendanaan, kondisi infrastruktur pendidikan di Kabupaten Subang dapat terus membaik sehingga tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung peningkatan mutu pendidikan.





