Pemerintahan

Tidak Biasa! Kadisdik Subang Kumpulkan 182 Pegawai dan Kepala Satuan Pendidikan. Ada Apa?

×

Tidak Biasa! Kadisdik Subang Kumpulkan 182 Pegawai dan Kepala Satuan Pendidikan. Ada Apa?

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang untuk pertama kalinya menggelar Apel Pembinaan Kepala Satuan Pendidikan di halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang, Jalan KS Tubun, Selasa. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 182 kepala satuan pendidikan dari berbagai jenjang.

Apel dipimpin langsung Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang, Heri Sopandi. Kegiatan ini menjadi forum evaluasi pelaksanaan tugas, penguatan profesionalisme, sekaligus penyamaan arah kebijakan pendidikan di Kabupaten Subang.

Dalam sambutannya, Heri mengatakan apel pembinaan akan menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap bulan sebagai sarana evaluasi dan refleksi pelaksanaan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) kepala satuan pendidikan.

“Apel pembinaan ini menjadi wadah evaluasi dan refleksi kinerja. Ke depan akan kita laksanakan setiap bulan agar ada penguatan terhadap pelaksanaan tupoksi,” ujar Heri.

Ia menegaskan, kepala sekolah dan guru profesional harus memiliki empat kompetensi, yakni kompetensi kepribadian, pedagogik, profesional, dan sosial. Menurutnya, kompetensi kepribadian merupakan fondasi utama dalam memimpin satuan pendidikan.

“Utamanya adalah kompetensi kepribadian. Kepala sekolah harus menjadi teladan, memiliki kepribadian yang mantap, stabil, dewasa, arif, berakhlak mulia, dan berwibawa,” katanya.

Heri juga mengingatkan seluruh kepala sekolah agar bekerja secara profesional dengan mengedepankan perencanaan yang matang melalui penyusunan roadmap sebelum menjalankan setiap program.

Menurutnya, rotasi dan mutasi yang dilakukan pemerintah merupakan bagian dari evaluasi untuk mendorong perubahan dan peningkatan kualitas pendidikan.

“Rotasi dan mutasi bukan sekadar perpindahan jabatan, tetapi evaluasi untuk mengembangkan dan memajukan pendidikan. Harus terlihat perubahan setelah seseorang ditempatkan di tempat yang baru,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Heri juga memaparkan arah pembangunan pendidikan di Kabupaten Subang. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menargetkan penyelesaian persoalan infrastruktur serta sarana dan prasarana pendidikan paling lambat pada 2029, sebelum kemudian memfokuskan pembangunan pada peningkatan mutu pendidikan mulai 2030.

“Target kami, persoalan infrastruktur dan sarana prasarana selesai pada 2029. Setelah itu, tahun 2030 fokus kami adalah meningkatkan mutu pendidikan,” ucapnya.

Hal yang menarik dalam apel perdana tersebut, seluruh peserta menerima selembar kertas yang digunakan untuk menyampaikan usulan, saran, hingga kritik terhadap kepemimpinan Heri Sopandi sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang.

Heri menegaskan, kritik yang disampaikan diharapkan objektif dan didasarkan pada fakta sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan kinerja organisasi.

“Kita ini seperti berada dalam satu kendaraan. Saya adalah sopirnya. Silakan sampaikan saran dan kritik kepada saya secara objektif dan berdasarkan fakta,” pungkasnya.