SUBANG, TINTAHIJAU.com – Semangat belajar tidak hanya dipengaruhi oleh kemauan, tetapi juga oleh kondisi otak.
Saat anak merasa senang, termotivasi, dan nyaman, tubuh akan melepaskan berbagai zat kimia atau neurotransmiter seperti dopamin, serotonin, dan endorfin yang berperan dalam proses belajar, fokus, serta daya ingat.
Kabar baiknya, produksi zat-zat tersebut bisa ditingkatkan melalui kebiasaan sehari-hari. Berikut lima cara alami yang dapat dilakukan.
1. Tidur yang Cukup dan Berkualitas
Tidur membantu otak menyimpan informasi yang dipelajari sepanjang hari. Anak usia sekolah umumnya membutuhkan sekitar 9–11 jam tidur, sedangkan remaja sekitar 8–10 jam setiap malam agar otak bekerja optimal.
2. Rutin Bergerak atau Berolahraga
Aktivitas fisik seperti bersepeda, bermain, berjalan kaki, atau senam dapat meningkatkan aliran darah ke otak sekaligus merangsang pelepasan dopamin dan endorfin. Hasilnya, anak menjadi lebih segar dan siap menerima pelajaran.
3. Konsumsi Makanan Bergizi
Ikan, telur, kacang-kacangan, sayuran hijau, buah-buahan, dan biji-bijian mengandung nutrisi yang mendukung kesehatan otak. Kurangi makanan tinggi gula berlebihan karena dapat memengaruhi konsentrasi.
4. Ciptakan Suasana Belajar yang Menyenangkan
Belajar sambil bermain, memberikan pujian atas usaha anak, atau menyisipkan permainan edukatif dapat meningkatkan motivasi. Ketika belajar terasa menyenangkan, otak lebih mudah menyerap informasi.
5. Berikan Waktu Istirahat dan Bermain
Belajar terus-menerus tanpa jeda justru membuat otak cepat lelah. Selingi waktu belajar dengan istirahat singkat atau aktivitas yang disukai agar pikiran kembali segar dan fokus.
Meningkatkan “hormon belajar” tidak memerlukan cara yang rumit. Dengan pola hidup sehat, lingkungan belajar yang positif, dan dukungan dari orang tua maupun guru, anak akan lebih termotivasi, fokus, serta menikmati proses belajar setiap hari.





