Ragam

Siapkan Skill! Pabrik Mobnas di Subang Targetkan Rekrut 2.000 Pekerja

×

Siapkan Skill! Pabrik Mobnas di Subang Targetkan Rekrut 2.000 Pekerja

Sebarkan artikel ini


SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Rencana pembangunan pabrik mobil nasional (Mobnas) di Kabupaten Subang, Jawa Barat, diproyeksikan mampu menyerap sekitar 2.000 tenaga kerja yang terdiri dari lulusan sarjana dan tenaga teknisi.

Proyek strategis nasional yang digarap PT Pindad tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat industri otomotif dalam negeri, tetapi juga membuka peluang kerja baru bagi masyarakat serta mendorong penguasaan teknologi otomotif nasional.


Pemerintah saat ini tengah menyiapkan proyek mobil nasional yang akan dibangun di kawasan industri terintegrasi di Subang. Mobil nasional tersebut akan dikembangkan oleh PT Pindad, perusahaan yang sebelumnya telah menghadirkan kendaraan taktis dan SUV Maung yang kini digunakan sebagai kendaraan kepresidenan.


Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, mobil nasional yang sedang dikembangkan PT Pindad diharapkan memiliki tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) yang lebih tinggi dibandingkan kendaraan yang saat ini beredar di pasar.


“Kalau saya mengunjungi pabrik-pabrik, pabrik-pabrik apa pun itu, pasti yang saya tanya TKDN-nya berapa persen. Mobil listrik kita rata-ratanya TKDN-nya 30 sampai 70 persen. Walaupun memang nanti kita harapkan mobnas yang sekarang sedang didesain oleh Pindad itu akan memiliki nilai TKDN yang lebih tinggi,” kata Agus dalam Rapat Kerja bersama Komisi VII DPR RI.


Sementara itu, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin telah meninjau langsung perkembangan proyek mobil nasional di Kabupaten Subang. Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama PT Pindad Sigit P. Santosa memaparkan perkembangan proyek yang akan dilaksanakan dalam tiga tahap pembangunan selama periode 2026 hingga 2028.


Pada tahap awal, kawasan industri mobil nasional ditargetkan memiliki kapasitas produksi hingga 50.000 unit kendaraan per tahun pada 2028. Dalam pengembangan jangka panjang, kapasitas produksi tersebut direncanakan meningkat hingga mencapai 300.000 unit kendaraan per tahun.


“Kami telah sejak beberapa tahun lalu meletakkan investasi SDM (sumber daya manusia) untuk kepentingan proyek nasional ini, baik tingkat perencana, pelaksana hingga tingkat di atas itu,” katanya seperti dikutip Antara.


Selain berpotensi menyerap ribuan tenaga kerja, kawasan mobil nasional di Subang juga akan dibangun sebagai ekosistem manufaktur otomotif yang terintegrasi. Kawasan tersebut direncanakan berdiri di atas lahan seluas sekitar 539 hektare yang mencakup fasilitas produksi, perkantoran, sarana pengujian kendaraan, pusat riset dan pengembangan, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.


Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa proyek mobil nasional memiliki nilai strategis dalam mendukung kemandirian industri nasional sekaligus memperkuat penguasaan teknologi di sektor otomotif.


“Kawasan Mobil Nasional merupakan instalasi strategis yang memiliki nilai penting dalam mendukung penguatan industri nasional, penguasaan teknologi, serta pembangunan ekosistem manufaktur yang terintegrasi,” kata Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.


“Selain itu kehadiran dan operasionalisasi proyek mobil nasional ini di sana juga memberi dampak pada penguasaan teknologi otomotif berbasis listrik,” ujarnya.


Dengan proyeksi kapasitas produksi yang besar dan dukungan ekosistem industri terintegrasi, pembangunan pabrik mobil nasional di Subang diharapkan menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam industri otomotif global.