SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Bunda PAUD Kabupaten Subang, Ega Anjani Reynaldy, mengampanyekan Gerakan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah sebagai upaya memastikan seluruh anak di Kabupaten Subang memperoleh pendidikan usia dini sebelum memasuki jenjang Sekolah Dasar (SD).
Ajakan tersebut disampaikan Ega saat membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di TK/PAUD Yos Sudarso, Selasa (14/7/2026).
Menurutnya, pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter, kemandirian, kemampuan bersosialisasi, hingga kesiapan anak mengikuti proses belajar di sekolah dasar.
“Melalui Gerakan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah, kami mengajak seluruh orang tua memastikan anak-anak mengikuti PAUD atau TK sebelum masuk SD. Ini adalah investasi penting bagi masa depan anak,” ujar Ega.
Ia menegaskan, PAUD tidak hanya mengajarkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung. Lebih dari itu, pendidikan prasekolah berperan membangun karakter, melatih disiplin, mengembangkan kreativitas, serta membiasakan anak berinteraksi dengan lingkungan sosialnya sejak dini.
Dalam kesempatan tersebut, Ega juga meluruskan anggapan bahwa lembaga bimbingan belajar (Bimba) dapat menggantikan fungsi PAUD atau TK.
“Saya tidak melarang anak mengikuti Bimba karena itu juga baik. Namun Bimba sifatnya seperti kursus dan bukan satuan pendidikan yang terdaftar di Dapodik. Karena itu, anak tetap harus bersekolah di PAUD atau TK, sedangkan Bimba bisa menjadi kegiatan tambahan di luar sekolah,” jelasnya.
Menurut Ega, mengikuti pendidikan prasekolah akan membantu anak lebih siap secara mental, emosional, dan sosial ketika memasuki bangku SD. Karena itu, keterlibatan orang tua menjadi faktor penting dalam menyukseskan gerakan tersebut.
Ia berharap tidak ada lagi anak-anak di Kabupaten Subang yang langsung masuk SD tanpa merasakan pendidikan usia dini.
“Harapan kami, seluruh anak di Kabupaten Subang mendapatkan haknya untuk belajar di PAUD atau TK terlebih dahulu sehingga memiliki pondasi yang kuat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Ega juga mengapresiasi pelaksanaan MPLS di TK/PAUD Yos Sudarso yang dikemas secara ramah anak. Menurutnya, masa pengenalan lingkungan sekolah harus menjadi pengalaman yang menyenangkan agar anak mencintai sekolah sejak hari pertama.
Kegiatan MPLS di TK/PAUD Yos Sudarso tahun ini diikuti 72 peserta didik baru, terdiri atas 14 siswa Kelompok Bermain (KB), 22 siswa TK A, dan 36 siswa TK B. Selama lima hari, para siswa mengikuti berbagai kegiatan bertema “Learning with Fun, Learning by Doing” untuk membantu mereka beradaptasi dengan lingkungan sekolah melalui pendekatan yang menyenangkan dan edukatif.





