Entertainmen

Festival Film Bandung 2026 Umumkan Daftar Nominasi, Apresiasi Ratusan Karya Perfilman Indonesia

×

Festival Film Bandung 2026 Umumkan Daftar Nominasi, Apresiasi Ratusan Karya Perfilman Indonesia

Sebarkan artikel ini

BANDUNG, TINTAHIJAU.com – Forum Film Bandung (FFB) resmi mengumumkan daftar nominasi Film dan Narafilm Terpuji Festival Film Bandung (FFB) ke-39 Tahun 2026 dalam acara yang digelar di Gulapadi Bandung, Jalan Asia Afrika No. 49, Kamis (16/7/2026). Pengumuman ini sekaligus menjadi penanda dimulainya rangkaian Festival Film Bandung yang tahun ini mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Bandung.

Sebagai salah satu ajang penghargaan perfilman tertua dan paling konsisten di Indonesia, Festival Film Bandung kembali menghadirkan apresiasi bagi insan perfilman nasional yang telah melahirkan karya-karya terbaik sepanjang periode penilaian.

Pada kategori Film Indonesia Terpuji, lima film berhasil masuk nominasi, yakni Children of Heaven, Dopamin, Nobody Loves Kay, Pangku, dan Para Perasuk. Kelima film tersebut dinilai menampilkan kualitas artistik, kekuatan cerita, serta pencapaian sinematik yang menonjol.

Persaingan juga berlangsung ketat pada kategori Sutradara Terpuji, yang menghadirkan nama-nama besar seperti Dinna Jasanti, Hanung Bramantyo, Joko Anwar, Reza Rahadian, dan Wregas Bhanuteja.

Sementara itu, nominasi Pemeran Utama Pria Terpuji diisi oleh Angga Yunanda, Jared Ali, Reza Rahadian, Vino G. Bastian, dan Yusuf Mahardika. Adapun pada kategori Pemeran Utama Wanita Terpuji, nominasi diberikan kepada Amanda Rawles, Claresta Taufan, Marissa Anita, Marsha Timothy, dan Shenina Cinnamon.

Selain kategori film layar lebar, Festival Film Bandung juga mengumumkan nominasi untuk Serial Web Terpuji, Serial Televisi Terpuji, serta berbagai kategori teknis, mulai dari penulis skenario, penata kamera, penata artistik, penata musik, hingga penyunting gambar.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa, menyampaikan bahwa Festival Film Bandung merupakan ruang apresiasi yang telah lama berperan dalam mendorong kemajuan industri perfilman nasional.

“Bandung memiliki sejarah panjang dalam dunia perfilman. Film juga menjadi muara berbagai cabang seni, mulai dari teater, sastra, musik hingga tari. Karena itu kami berharap Festival Film Bandung terus menjadi ruang yang mendorong kreativitas dan lahirnya karya-karya terbaik,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua Panitia Festival Film Bandung, Iwan Kusmawan, menegaskan bahwa Forum Film Bandung yang kini memasuki usia ke-39 tahun tetap berkomitmen menjaga independensi dalam memberikan apresiasi kepada karya-karya perfilman.

“Selama periode September 2025 hingga Juni 2026 kami melakukan pengamatan terhadap 344 karya, terdiri atas 144 film Indonesia, 151 film impor, 26 serial televisi, dan 23 serial web. Dari hasil pengamatan itulah lahir para nominator Festival Film Bandung ke-39,” jelasnya.

Ketua Regu Pengamatan Film Indonesia Forum Film Bandung, Rosyid E. Abby, menambahkan bahwa seluruh nominasi merupakan hasil proses pengamatan dan penilaian yang dilakukan secara menyeluruh terhadap karya-karya yang tayang selama periode penjurian.

Dengan diumumkannya daftar nominasi tersebut, Festival Film Bandung ke-39 kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu barometer apresiasi perfilman Indonesia. Ajang ini diharapkan tidak hanya menjadi panggung penghargaan bagi para sineas, tetapi juga mampu memacu lahirnya karya-karya berkualitas yang semakin memperkaya khazanah perfilman nasional.

“Selama pengamatan kami menemukan benang merah yang kuat, yaitu keluarga. Tema tersebut hadir dalam berbagai genre, mulai dari drama, komedi, hingga horor. Karena itu, Festival Film Bandung tahun ini mengangkat tema Sinema Rona Keluarga,” ujar Rosyid E. Abby.

Malam puncak Festival Film Bandung (FFB) ke-39 akan diselenggarakan pada 22 Agustus 2026. Ajang penghargaan independen yang digelar Forum Film Bandung ini mengusung tema Sinema Rona Keluarga dan telah menyeleksi 344 karya yang tayang pada periode 1 September 2025 hingga 30 Juni 2026.

Pada malam puncak tersebut, Forum Film Bandung akan memberikan penghargaan kepada film, narafilm, dan insan perfilman yang dinilai paling terpuji sepanjang periode pengamatan.

Penulis: Kin Sanubary