BANDUNG, TINTAHIJAU.com – Akhir pekan ini, Minggu (26/10/2025), ribuan pelari akan memadati jalanan Kota Bandung dalam ajang AHY RUN 2025. Kegiatan ini digelar untuk memperingati HUT ke-24 Partai Demokrat serta Hari Sumpah Pemuda ke-97, berpusat di kawasan GOR Saparua.
Ketua Panitia AHY RUN 2025, Syaiful Bachri, menyebut sebanyak 6.000 peserta telah terdaftar, baik secara daring maupun luring. Peserta berasal dari masyarakat umum, komunitas lari, serta anggota TNI dan Polri. Panitia menyiapkan lebih dari 500 personel untuk mengatur jalannya kegiatan.
“Mengingat di hari yang sama ada beberapa acara lain, start dipercepat menjadi pukul 05.30 WIB dan ditargetkan seluruh peserta sudah finish pada 07.30 WIB,” ujar Syaiful, Selasa (21/10/2025).
Rute lari meliputi Jalan Saparua – Ambon – Aceh – Banda – Riau – Masjid Istiqomah – Gedung Sate – Ir. H. Djuanda – Merdeka – Aceh, dan kembali ke titik awal di Saparua. Sejumlah kantong parkir disiapkan di Kodiklat, Kodam, PT Pos, dan BIP.
Acara juga akan dihadiri Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Sekjen Herman Haeron, Wakil Ketua Dede Yusuf, sejumlah menteri dari kader Demokrat, serta anggota DPR dan DPRD.
Selain lomba lari, kegiatan akan dimeriahkan oleh penyanyi Rizky Ridho, seniman Sunda Bungsu Bandung, pameran UMKM, gerakan pangan murah, dan berbagai doorprize menarik.
Syaiful mengimbau warga Bandung untuk memahami potensi kepadatan lalu lintas selama acara berlangsung. “Kami mohon maaf jika ada aktivitas warga yang terganggu. Panitia juga telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk menjaga kebersihan dengan menyiapkan petugas dan tempat sampah di sepanjang jalur,” ujarnya.
Sementara itu, Kasatlantas Polrestabes Bandung AKBP Wahyu Pristha Utama mengatakan pihaknya siap melakukan pengamanan dan rekayasa lalu lintas. Ia mengimbau para penyelenggara kegiatan lain di hari yang sama untuk berkoordinasi antar-EO agar tidak terjadi penumpukan massa.
“Warga diimbau tetap tertib berlalu lintas dan mengikuti arahan petugas. Jika ingin beraktivitas di luar rumah, sebaiknya setelah pukul 08.00 pagi,” kata Wahyu.
Polisi juga akan melakukan sosialisasi di media sosial mengenai jalur yang berpotensi padat agar masyarakat dapat memilih rute alternatif.




