Keluarga

Mitos dan Fakta Seputar Sakit Pinggang dan Keterkaitannya dengan Kesehatan Ginjal

×

Mitos dan Fakta Seputar Sakit Pinggang dan Keterkaitannya dengan Kesehatan Ginjal

Sebarkan artikel ini
Nyeri pinggang terutama saat duduk bisa jadi gejala bati ginjal (Foto: Getty Images/iStockphoto/kitzcorner)

SUBANG, TINTAHIJAU.com – Sakit pinggang sering kali membuat beberapa orang merasa panik, terutama ketika nyeri dirasakan di bagian kiri atau kanan. Banyak yang meyakini bahwa sakit pinggang adalah pertanda adanya masalah dengan ginjal.

Namun, apakah benar sakit pinggang secara langsung menunjukkan masalah pada ginjal, ataukah hal tersebut hanya merupakan mitos semata?

Dokter spesialis penyakit dalam, konsultan ginjal, dan hipertensi di Rumah Sakit Siloam, Kebon Jeruk, Jakarta, Dina Nilasari, menepis anggapan tersebut. Menurutnya, sakit atau nyeri pinggang tidak selalu berarti ada masalah dengan salah satu atau kedua ginjal seseorang.

“Anggapan tersebut hanyalah mitos. Pegal atau nyeri di pinggang tidak selalu menandakan masalah pada ginjal. Bisa jadi ada masalah kesehatan lain yang sedang dihadapi oleh individu tersebut,” ungkap Dina dalam acara Ginjal Sehat untuk Semua yang diselenggarakan oleh Kalbe Farma di Hotel Cordela, Jakarta Pusat.

Sakit pada ginjal sebenarnya tidak selalu menyebabkan nyeri di pinggang. Dina menjelaskan bahwa banyak pasien yang baru menyadari adanya masalah pada ginjal mereka ketika sudah memasuki tahap lanjut, yaitu tahap 4 atau 5.

Meskipun demikian, sakit pinggang memang dapat muncul pada pasien yang mengalami gagal ginjal atau kerusakan ginjal. Namun, gejalanya biasanya muncul ketika kondisi sudah memasuki tahap lanjut.

Nyeri pinggang yang disebabkan oleh masalah pada ginjal memiliki ciri yang berbeda dengan nyeri pinggang biasa. Nyeri tersebut biasanya tidak mereda meskipun telah beberapa kali mengubah posisi tidur atau duduk.

Selain itu, nyeri tersebut sering disertai dengan rasa tidak nyaman pada perut hingga ke bagian bawah, dan kadang-kadang disertai dengan mual dan muntah. Namun, semua gejala ini umumnya baru muncul ketika gagal ginjal sudah mencapai tahap lanjut, yaitu tahap 4 atau 5.

“Jadi, tidak bijak jika secara umum menyimpulkan bahwa nyeri pinggang atau pegal di pinggul menandakan kerusakan pada ginjal. Karena khusus bagi pasien gagal ginjal, nyeri pinggang yang mereka alami tidaklah seperti nyeri pinggang pada umumnya,” tambahnya seperti dilansir dari laman CNN Indonesia, Senin (18/3/2024).

Maka dari itu, penting bagi kita untuk memahami perbedaan antara nyeri pinggang biasa dengan nyeri pinggang yang disebabkan oleh masalah pada ginjal. Dengan pemahaman yang benar, kita dapat mengidentifikasi masalah kesehatan dengan lebih tepat dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga kesehatan ginjal kita.