Megapolitan

Beban Kerja Tinggi, Pemprov DKI Buka Opsi Tambah 5.000 Personel Satpol PP

×

Beban Kerja Tinggi, Pemprov DKI Buka Opsi Tambah 5.000 Personel Satpol PP

Sebarkan artikel ini
Kasatpol PP DKI Jakarta Satriadi (Brigitta Belia/detikcom)

JAKARTA, TINTAHIJAU.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mempertimbangkan penambahan 5.000 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) secara bertahap. Langkah ini diambil guna mengatasi tingginya beban kerja anggota yang berdampak pada kesehatan dan keselamatan mereka.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi, mengungkapkan bahwa dalam setahun terakhir, sebanyak 35 personel meninggal dunia akibat kelelahan. Minimnya jumlah anggota memaksa petugas bekerja ekstra hingga 36 jam karena rasio personel di tingkat kelurahan saat ini hanya berjumlah 7-10 orang, jauh dari angka ideal 18-20 orang.

“Beban kerja dan sarana-prasarana sangat luar biasa. Bahkan, anggota di kelurahan tidak memiliki tempat istirahat yang layak dan terpaksa menumpang di musala atau lorong,” ujar Satriadi dalam rapat bersama Komisi A DPRD DKI Jakarta, belum lama ini.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyebut usulan penambahan 5.000 personel tersebut cukup realistis mengingat luas wilayah dan kompleksitas Jakarta. Saat ini, jumlah personel baru mencapai 5.000 orang, sementara kebutuhan ideal mencapai 10.000 orang.

“Kalau minta 5.000, mungkin saja, tapi akan bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran,” kata Rano di Jakarta Pusat, Jumat (24/4/2026).

Selain penambahan personel, Rano juga menyoroti perlunya penguatan kelembagaan, termasuk penyediaan Markas Komando (Mako) yang memadai serta jaminan kesehatan bagi petugas sebagai garda terdepan penegak peraturan daerah.

Sumber: detikNews