Di malam itu KDM pun memberikan uang untuk melunasi utang ibu tersebut. Selain itu total ada Rp 3 juta diberikan pada sang ibu untuk membeli kebutuhan pokok sehari-hari.
Ibu tersebut pun terkejut dan hanya bisa duduk terdiam sambil menangis karena tak menyangka utangnya dilunasi dan diberikan bekal hidup sehari-hari.
KDM mengatakan, inilah potret nyata keadaan rakyat. Para buruh tani kehilangan pekerjaannya karena sawah kering ditambah harga beras di pasaran mengalami kenaikan.
“Bagaimana tidak sengsara, sawah kering, beras mahal, untuk bayar utang pun tidak ada,” katanya.
Untuk itu KDM meminta pemerintah segera mencari solusi agar permasalahan kekeringan tidak berkepanjangan. Selain itu ia pun meminta pemerintah memberikan subsidi khusus bagi para buruh tani yang kehilangan pekerjaan.
“Permasalahan seperti ini harus dibereskan agar tidak terus berulang. Mudah-mudahan ada subsidi untuk buruh tani dalam menghadapi kekeringan panjang ini, minimal mereka bisa diberi pekerjaan dalam bentuk kegiatan yang dibiayai negara,” ujar KDM.
Kang Dedi Mulyadi pun mengajak para warga yang hadir untuk bersama-sama berdoa kepada Allah SWT agar segera diturunkan hujan sehingga sawah bisa diairi dan para buruh tani bekerja kembali.