Pemerintahan

‎Kasus Dugaan Penipuan Haji di Jabar, 7 Saksi Diperiksa Setibanya di Kertajati

×

‎Kasus Dugaan Penipuan Haji di Jabar, 7 Saksi Diperiksa Setibanya di Kertajati

Sebarkan artikel ini

‎‎Majalengka, TINTAHIJAU.COM – Jajaran Polda Jawa Barat memeriksa sebanyak tujuh orang saksi terkait dugaan penipuan bermodus pembayaran dam dan badal haji. Pemeriksaan dilakukan sesaat setelah para saksi tiba di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Rabu (10/6/2026), usai menunaikan ibadah haji.‎‎

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umroh Provinsi Jawa Barat, Boy Hari Novian, mengatakan pihaknya bersama kepolisian tengah serius menindaklanjuti laporan dugaan pelanggaran yang melibatkan salah satu Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) di Jawa Barat.

‎‎“Penanganan atau klarifikasi ini dilakukan terhadap kasus yang sedang viral berkaitan dengan salah satu KBIHU di Jawa Barat. Ini menunjukkan keseriusan kami dalam merespons laporan para jemaah,” ujar Boy.

‎‎Ia menjelaskan, proses yang berlangsung saat ini masih dalam tahap pengumpulan keterangan terkait pelaksanaan dam dan badal haji di Arab Saudi.

‎‎“Kami mengklarifikasi kepada pihak KBIHU dan jemaah terkait bagaimana pelaksanaan dam di Arab Saudi serta proses badal haji dilakukan. Semua masih dalam tahap pendalaman oleh Polda Jawa Barat,” katanya.‎‎

Boy menegaskan, dugaan pelanggaran tersebut masih didalami dan belum dapat dipastikan kebenarannya. Ia juga meminta seluruh pihak yang diperiksa untuk memberikan keterangan secara jujur kepada penyidik.‎‎

“Sementara ini ada tujuh orang yang dimintai keterangan, baik dari unsur jemaah, pengurus KBIHU, maupun perangkat kloter,” ungkapnya.‎‎

Pemeriksaan dilakukan secara terpisah terhadap para saksi setibanya di Tanah Air guna memastikan objektivitas informasi yang diperoleh.‎‎

Ia juga mengimbau seluruh KBIHU dan jemaah agar menjalankan ketentuan sesuai aturan yang telah ditetapkan pemerintah. ‎‎“Jika ada praktik di luar ketentuan, tentu akan ada sanksi yang diberikan, baik kepada KBIHU maupun jemaah,” tandasnya.‎