Megapolitan

Kisah Anisa Saat Saksikan Angin Puting Beliung Langsung di Depan Mata

×

Kisah Anisa Saat Saksikan Angin Puting Beliung Langsung di Depan Mata

Sebarkan artikel ini
Material bangunan yang terbawa angin penuhi halaman toko ritel di Bandung (Foto: Wisma Putra/detikJabar)

SUBANG, TINTAHIJAU.com – Bencana alam bisa melanda kapan saja dan di mana saja, seperti yang dialami oleh Anisa, seorang pekerja ritel modern di Jalan Garut-Bandung. Bencana angin puting beliung yang menerjang membuatnya merasa ketakutan.

Anisa mengisahkan detik-detik mengerikan saat angin puting beliung berputar di tengah jalan dan menabrak bangunan toko tempatnya bekerja. Dia tidak bisa mengetahui secara pasti bagaimana angin puting beliung itu muncul, hanya bisa melihat pusaran angin yang membawa banyak material bangunan.

“Kejadian jam 4 kurang. Pastinya enggak tahu, saya kerja, lihat angin maju,” ujar Anisa, menggambarkan kepanikan yang dirasakannya saat itu.

Akibat dari bencana ini, kaca depan toko dan atapnya roboh, merusak barang-barang di dalamnya. Anisa juga memastikan para karyawan segera dipulangkan untuk keamanan mereka.

“Langsung bubar, pada rusak, roboh ke bawah, yang di depan aman. Pulang setengah 5,” tambahnya.

Kejadian angin puting beliung juga menyebabkan kerusakan di sekitar kawasan pabrik, memporak-porandakan warung-warung, menumbangkan beberapa pohon, dan mengganggu arus lalu lintas.

Kepala Pelaksana BPBD Sumedang, Atang Sutarno, menyampaikan bahwa yang terdampak adalah permukiman warga, pabrik, warung-warung, dan arus lalu lintas di titik kejadian. BPBD Sumedang masih melakukan pendataan untuk memastikan tidak adanya korban jiwa atau luka, serta dampak lain yang diakibatkan oleh angin puting beliung.

Bencana alam seperti angin puting beliung menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dan persiapan dalam menghadapi ancaman lingkungan. Semoga dengan kerjasama semua pihak, dampak bencana ini dapat diminimalisir, dan korban dapat mendapatkan bantuan serta pemulihan yang cepat.

Sumber:detikcom