KUNINGAN TINTAHIJAU.com – Seorang warga lanjut usia (lansia) bernama Sukini (78) dilaporkan menghilang secara misterius di Kabupaten Kuningan.
Perempuan yang bertempat tinggal di Desa Margamukti, Kecamatan Cimahi tersebut diduga kuat hilang arah dan tersesat ketika sedang mengumpulkan ranting kayu bakar serta memetik daun melinjo di kawasan persawahan yang berbatasan langsung dengan area hutan lebat sejak Senin (6/7/2026).
Berdasarkan keterangan dari pamong Desa Margamukti, Adi, keberadaan terakhir Sukini terpantau saat dirinya hendak bertolak menuju lahan persawahan di wilayah Blok Cikukulu pada Senin sore sekitar pukul 15.00 WIB.
Kala itu, ia diketahui memakai pakaian kemeja bermotif batik kelir coklat. Lantaran tidak kunjung kembali ke rumah hingga hari Rabu (8/7/2026), pihak kerabat yang mulai cemas akhirnya memutuskan untuk meminta bantuan dan melapor kepada aparat desa setempat.
“Awalnya dia pergi ke sawah di Blok Cikukulu, Desa Margamukti di hari Senin buat cari kayu bakar dan daun tangkil (melinjo) tapi nggak pulang pulang. Biasanya itu ada di saung, tapi pas dicek nggak ada. Keluarganya itu laporan ke kami, ke Pemerintah Desa tuh setelah dua hari hilang. Masuk laporan ke kami itu hari Rabu,” tutur Adi, Minggu (12/7/2026).
Adi menambahkan, Sukini memang memiliki kebiasaan rutin mendatangi area tersebut setiap dua pekan sekali guna memanen daun melinjo untuk kebutuhan konsumsi.
Di lokasi itu, korban biasanya beristirahat atau terkadang bermalam di sebuah gubuk yang berada di sekitar sawah. Kendati demikian, dalam proses pencarian awal yang dilakukan secara swadaya, warga sekitar hanya mendapati tumpukan kayu bakar serta daun melinjo yang telah dipetik, tanpa ada tanda-tanda keberadaan korban sama sekali.
“Memang itu ngambil daun tangkil tuh buat masak kali, setengah bulan sekali. Kan kalau di Margamukti itu saung tuh saung gede ya, kayak gazebo gitu. Jadi di saung itu biasanya nyalain api buat yang suka nginep, biar nggak kedinginan. Tapi pas dicek cuma ditemukan kayu bakar sama daun melinjo saja,” tutur Adi.
Operasi pencarian kini telah memasuki hari keenam. Satuan tugas gabungan yang terdiri atas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan, personel TNI, Polri, serta dibantu oleh warga setempat masih terus menyisir area dalam hutan secara intensif. Adi menduga, korban kehilangan arah dan masuk lebih dalam ke perimeter hutan yang tidak jauh dari titik ditemukannya barang-barang miliknya.
“Iya di area hutan kemungkinan hilangnya. Sampai sekarang masih belum ketemu,” tutur Adi.
Secara terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu, membenarkan adanya laporan mengenai hilangnya seorang warga tersebut. Ia menegaskan bahwa tim penyelamat di lapangan masih terus dikerahkan secara maksimal demi melacak keberadaan korban di sekitar lokasi kejadian.
“Belum. Masih proses pencarian,” kata Indra saat dikonfirmasi singkat.




