BANDUNG, TINTAHIJAU.com – Kecelakaan air kembali terjadi di aliran Sungai Cikapundung, Kota Bandung. Seorang pria paruh baya bernama Johan (56) dilaporkan hilang terseret arus sungai yang sedang pasang pada Kamis (14/5/2026) sore kemarin.
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 16.35 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban yang merupakan warga asal Kabupaten Bogor tersebut sehari-harinya bekerja sebagai buruh bangunan di Pesantren Nurul Huda, Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, sejak akhir tahun lalu.
Saksi mata di lokasi kejadian menuturkan bahwa sebelum musibah terjadi, Johan sedang berada di pinggir sungai untuk membersihkan ember. Namun, diduga karena kurang waspada terhadap kondisi debit air yang tiba-tiba meningkat akibat curah hujan tinggi, korban tidak sempat menyelamatkan diri saat arus pasang menerjang.
“Seketika korban tenggelam dan terbawa arus Sungai Cikapundung,” ungkap saksi tersebut seperti yang dilansir dari laman PRFMNews. Lantaran kejadian berlangsung sangat cepat, saksi yang berada di lokasi mengaku tidak sempat memberikan pertolongan atau menarik korban dari derasnya aliran air.
Hingga berita ini diturunkan, tim penyelamat masih berupaya mengumpulkan data dan koordinat pasti untuk melakukan proses pencarian. Pihak berwenang tengah bersiap untuk melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai yang membelah Kota Bandung tersebut.
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan mengenai adanya warga yang hanyut. Saat ini, tim di lapangan masih melakukan pengumpulan informasi awal untuk menentukan langkah evakuasi selanjutnya.
“Kami lagi gali info,” ujar Ade Dian melalui pesan singkat saat dikonfirmasi mengenai progres penanganan korban, Kamis malam.
Masyarakat yang beraktivitas di sekitar bantaran sungai diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi yang kerap memicu kenaikan debit air sungai secara mendadak.




