Ariek memastikan kegiatan yang dilakukan tidak hanya sampai di situ namun akan dilaksanakan secara terus-menerus baik dari TNI maupun Polri di Kabupaten Subang.
Ini untuk meminimalisir adanya korban atau dampak bencana karena cuaca yang saat ini sedang tidak baik.
Sementara itu, Dandim 0605/Subang, Letkol Inf Bambang Raditya, menyampaikan kegiatan ini merupakan perintah dari Kasad dan Kapolri untuk membantu masyarakat dalam mengantisipasi bencana banjir karena sudah memasuki musim penghujan, dengan melibatkan stakeholder yang ada di Kabupaten Subang.
“Kita ingin membantu masyarakat dalam upaya pencegahan banjir, terlebih aliran sungai ini mengaliri persawahan yang sudah 3 musim tidak bisa tanam,” ujar Bambang Raditya.
Menurut Dandim, kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekitar serta untuk mewujudkan masyarakat hidup sehat dan nyaman.
Selain membersihkan sungai, pada kegiatan tersebut juga dilaksanakan penanaman pohon dan pemberian bantuan sosial dan pengobatan massal.
Menurutnya kegiatan karya bakti pembersihan sungai dan penanaman pohon ini merupakan salah satu langkah konkret untuk turut serta dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Kegiatan ini bukan hanya tanggung jawab kita sebagai prajurit TNI dan anggota Polri semata, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh masyarakat. Dengan bersinergi, kita dapat menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman untuk kehidupan sehari-hari,” ujarnya