Megapolitan

Sungai Meluap, Dayeuhkolot Dikepung Banjir hingga 1,6 Meter

×

Sungai Meluap, Dayeuhkolot Dikepung Banjir hingga 1,6 Meter

Sebarkan artikel ini
Banjir Dayeuhkolot (Foto: Yuga Hassani/detikJabar)

BANDUNG, TINTAHIJAU.com — Ribuan rumah di Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung terendam banjir hingga Minggu (12/4/2026). Banjir dipicu hujan deras yang menyebabkan Sungai Citarum, Sungai Cipalasari, dan Sungai Cigede meluap.

Camat Dayeuhkolot, Asep Suryadi, menyebut genangan mulai terjadi sejak Sabtu (11/4/2026) malam dengan ketinggian air di sejumlah titik mencapai 1,6 meter. “Iya banjir ini dari luapan sungai Citarum, Cipalasari dan Cigede. Air langsung merendam permukiman warga,” ujarnya.

Banjir merendam Desa Dayeuhkolot, Citeureup, Cangkuang Wetan, serta Kelurahan Pasawahan. Wilayah terparah berada di Kampung Cilisung dan Bojongasih dengan tinggi air 120–160 sentimeter. Sejumlah titik lain seperti Kampung Kaum dan Babakan Sangkurang tergenang 30–100 sentimeter, sementara Jalan Raya Dayeuhkolot ikut terendam hingga 100 sentimeter dan mengganggu akses transportasi.

Di Desa Dayeuhkolot, sekitar 4.800 kepala keluarga atau 14.400 jiwa terdampak, dengan sebagian warga mengungsi. Di Desa Citeureup, banjir menjangkau sejumlah RW dengan 426 kepala keluarga atau 1.288 jiwa terdampak. Sementara di Cangkuang Wetan tercatat 575 kepala keluarga (1.725 jiwa) terdampak, dan di Pasawahan sebanyak 86 kepala keluarga atau 258 jiwa.

Sejumlah akses jalan dilaporkan terputus akibat genangan. Petugas masih melakukan pendataan dan siaga di lokasi, sementara kebutuhan mendesak warga meliputi makanan siap saji, selimut, sembako, serta perlengkapan kebersihan.