CIMAHI, TINTAHIJAU.com — Masalah kesehatan jiwa kini menjadi perhatian yang sangat krusial di Provinsi Jawa Barat.
Berdasarkan data terbaru dari Open Data Jabar yang bersumber dari Dinas Kesehatan, Kota Cimahi tercatat menempati peringkat kedua sebagai wilayah dengan jumlah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) terbanyak di Jawa Barat sepanjang tahun 2025.
Dalam rilis data tersebut, Kota Cimahi mencatatkan sebanyak 3.930 kasus ODGJ. Angka ini menempatkan Cimahi berada tepat di bawah Kabupaten Bandung yang menduduki posisi puncak dengan total 7.321 kasus.
Berikut adalah rincian 10 daerah dengan jumlah kasus ODGJ tertinggi di Jawa Barat berdasarkan data rilis tersebut:
| Peringkat | Kabupaten / Kota | Jumlah Kasus ODGJ |
|---|---|---|
| 1 | Kabupaten Bandung | 7.321 |
| 2 | Kota Cimahi | 3.930 |
| 3 | Kabupaten Sumedang | 3.571 |
| 4 | Kabupaten Majalengka | 3.315 |
| 5 | Kabupaten Cianjur | 2.970 |
| 6 | Kabupaten Ciamis | 2.438 |
| 7 | Kota Bandung | 2.292 |
| 8 | Kabupaten Purwakarta | 2.194 |
| 9 | Kabupaten Bandung Barat | 1.888 |
| 10 | Kabupaten Garut | 1.839 |
Perlunya Sinergi dan Dukungan Nyata
Tingginya angka sebaran ini menunjukkan bahwa isu kesehatan mental bukan lagi sekadar permasalahan individu, melainkan tantangan sosial dan pelayanan publik yang nyata.
Khususnya bagi Kota Cimahi dan daerah sekitarnya, diperlukan langkah konkret penanganan yang lebih masif.
Guna menekan angka tersebut serta memberikan penanganan yang lebih manusiawi, sangat diperlukan dukungan terintegrasi dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, lembaga kesehatan, hingga komunitas masyarakat. Fokus utama yang perlu segera ditingkatkan meliputi:
- Peningkatan Kesadaran (Awareness): Mengikis stigma negatif di masyarakat terhadap penyandang gangguan jiwa agar mereka tidak dikucilkan.
- Pendampingan yang Intensif: Memastikan pasien mendapatkan pemantauan psikologis dan medis secara berkala.
- Akses Layanan Kesehatan: Mempermudah dan memperluas jangkauan fasilitas kesehatan jiwa, baik di tingkat puskesmas maupun rumah sakit umum daerah.
Melalui sinergi yang kuat, diharapkan para penyandang ODGJ bisa mendapatkan hak penanganan medis yang layak demi pemulihan dan kualitas hidup yang lebih baik.
Aumber: IG @cimahifolk





