JAKARTA, TINTAHIJAU.com — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan melanda sebagian besar wilayah Indonesia pada hari ini, Minggu (3/5/2026). Fenomena atmosfer yang kompleks memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan secara signifikan.
Prakirawan BMKG, Medayu, dalam keterangannya menjelaskan bahwa sirkulasi siklonik terpantau terbentuk di sejumlah titik strategis, mulai dari Samudera Hindia utara Aceh, perairan barat Bengkulu, hingga perairan utara Kalimantan. Selain itu, Selat Makassar dan Samudera Pasifik utara Maluku Utara serta Papua juga menjadi titik perhatian.
“Sistem ini membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang memanjang di perairan barat Aceh hingga ke wilayah Papua,” ujar Medayu melalui saluran resmi media sosial BMKG. Hal ini menyebabkan potensi cuaca cukup signifikan di beberapa wilayah Indonesia.
Hujan lebat hingga sangat lebat diprediksi melanda Bengkulu, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Sulawesi Barat, dan Maluku.
Selain curah hujan yang tinggi, BMKG juga meminta warga di Tanjung Pinang, Palembang, Yogyakarta, Surabaya, dan Banjarmasin untuk mewaspadai potensi hujan disertai kilat atau petir.
Untuk wilayah Indonesia Timur, perhatian khusus tertuju pada wilayah Mamuju yang berpotensi hujan lebat, sementara Makassar diprakirakan mengalami hujan intensitas sedang. Adapun wilayah lain seperti Denpasar, Mataram, Kendari, Palu, Ternate, Ambon, dan seluruh daratan Papua diprediksi akan diguyur hujan ringan.
Pihak BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi dan tetap waspada terhadap dampak yang mungkin ditimbulkan, seperti banjir atau tanah longsor di wilayah-wilayah rawan.
Sumber: KOMPAS.com




