Olahraga

Kafeel, Atlet Cilik Kelahiran Subang yang Bersinar di ITN Open IX/2026 Bandung

×

Kafeel, Atlet Cilik Kelahiran Subang yang Bersinar di ITN Open IX/2026 Bandung

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.com — Kejuaraan taekwondo awal tahun bertajuk ITN Open IX/2026 resmi digelar di Gymnasium UPI pada 14–15 Februari 2026. Ajang yang diselenggarakan oleh Institut Taekwondo Nusantara ini menjadi panggung kompetisi antarunit se-Jawa Barat sekaligus wadah pembuktian bagi atlet-atlet muda potensial. Di antara ribuan peserta, perhatian tertuju pada atlet cilik kelahiran Subang, Muhammad Kafeel Auliya Rachman.

Sebanyak 2.615 atlet dari 24 pengurus cabang dan 188 unit latihan ambil bagian dalam kejuaraan tahunan tersebut. Tingginya partisipasi menunjukkan antusiasme daerah dalam mendorong pembinaan sekaligus memperkuat regenerasi atlet taekwondo di tingkat regional. Untuk menjaga objektivitas pertandingan, panitia menurunkan 95 wasit yang terdiri dari 4 wasit internasional, 49 wasit nasional, dan 42 wasit daerah.

Di tengah persaingan ketat itu, Muhammad Kafeel Auliya Rachman (6) sukses menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 2 Kyorugi Super Kids U-34 Putra. Kafeel yang masih duduk di bangku TK Al-Islam Day Care Indramayu itu lahir di Subang pada 27 Januari 2020. Ia adalah putra pasangan Iqbal Fathurachman dan Mira Auliya Tsakila, Kafeel tergabung dengan di Mangoes Taekwondo Fans Club (MTFC) Indramayu.

Capaian tersebut menjadi prestasi terbaik Kafeel sejauh ini. Di usianya yang masih sangat belia, keberhasilannya menembus podium dalam ajang sebesar ITN Open menjadi bukti bahwa pembinaan usia dini mulai membuahkan hasil. Penampilannya di arena pertandingan memperlihatkan keberanian dan teknik yang terus berkembang, bersaing dengan atlet-atlet dari berbagai daerah di Jawa Barat.

ITN Open IX/2026 sendiri dipandang sebagai barometer pembinaan sekaligus sarana mengukur kesiapan atlet menuju level kompetisi yang lebih tinggi. Konsistensi penyelenggaraan yang kini memasuki tahun kesembilan dinilai menjadi fase penting dalam pendewasaan organisasi dan peningkatan kualitas tata kelola pertandingan.

Keberhasilan Kafeel di ajang ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan. Dengan dukungan keluarga dan pembinaan yang berkelanjutan, atlet cilik asal Subang tersebut berpeluang menapaki jenjang prestasi yang lebih tinggi pada kejuaraan-kejuaraan berikutnya.

Penulis: Kin Sanubary